Senin, 11 Mei 2026

Yonif 123 Rajawali Temukan 20 Ha Ladang Ganja di Madina

Rabu, 06 Mei 2015 21:03 WIB
Yonif 123 Rajawali Temukan 20 Ha Ladang Ganja di Madina
Google
Ilustrasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 123 Rajawali menemukan 20 hektare ladang ganja di Tor Sihite, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut), Selasa (5/5/2015) kemarin.

Ladang ganja yang ditemukan terletak di 15 titik. Ganja ditanam di sela-sela tanaman cabai dan sayur-sayuran.

"Lokasinya di perbukitan jauh dari permukiman. Kondisi medan rata-rata dengan kemiringan 60 derajat," ujar Komandan Yonif 123 Rajawali Letkol Inf Septa Viandi DP melalui telepon, Rabu (6/5/2015) malam.

Ladang ganja seluas 20 hektare itu ditemukan pasukan yang dipimpin langsung Danyonif 123 Rajawali Letkol Inf Septa Viandi. Namun, penanam dan penjaga ladang diduga telah melarikan diri sebelum petugas tiba.

Pohon ganja yang ditemukan sudah siap panen. Rata-rata memiliki lebih dari 2 meter. Selain itu, petugas juga mendapati lokasi pembibitan dengan tanaman setinggi lutut.

Dari lokasi itu, petugas menemukan barang bukti berupa handphone, jam tangan, senjata tajam dan senjata panah bambu. Ditemukan pula 1,5 karung ganja kering siap kirim. Ada dugaan ganja itu ditanami warga yang tinggal di sekitar. 

Tanaman ganja yang siap panen itu langsung dicabuti. Setelah ditumpuk, semuanya dimusnahkan dengan cara dibakar. Sebagian dibawa ke Markas Yonif 123 Rajawali di Padang Sidimpuan untuk barang bukti, pungkas Danyon. (BS-031)

Tags
beritaTerkait
Saksi Pelapor Sakit Tak Bisa Bicara, Bupati Madina untuk Sementara Aman
 Empat Daerah di Sumut Belum Ambil Vaksin Meningitis untuk Calon Jamaah Haji
Dinkes Kota Medan Tunjuk 21 Puskesmas Layani Vaksin Meningitis Calon Jamaah Haji
Wakil Bupati Labuhanbatu Buka Manasik Haji Akbar 1437 H/2016 M
Padanglawas Kloter Pertama Jamaah Haji Embarkasi Medan
Menag: Hotel, Katering dan Transportasi Haji Sesuai Harapan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker