Senin, 25 Mei 2026

Polisi Kesulitan Identifikasi DNA Tulang di Rumah Tersangka Penganiaya PRT

Jumat, 26 Desember 2014 17:07 WIB
Polisi Kesulitan Identifikasi DNA Tulang di Rumah Tersangka Penganiaya PRT
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Utara (Sumut) dan Forensik Polri sulit untuk memastikan DNA tulang yang ditemukan dalam penggalian di rumah  Syamsul Anwar dan Radika, tersangka penganiayaan PRT  di Jalan Beo simpang Jalan Angsa, Medan, Sumatera Utara (Sumut). Pasalnya, tulang-tulang tersebut diduga sudah lama dikubur di rumah itu.

"Kita belum dapat memastikan DNA tulang yang ditemukan itu, karena diduga sudah lama dikubur dan sel-selnya sudah mati. Jika tulang tengkorak kan selnya sedikit, jadi agak lama," ungkap Kabidhumas Polda Sumut AKBP Helfi Assegaf di Medan, Jumat (26/12/2014).

Diungkapkannya, untuk mengetahui DNA tulang yang ditemukan, pihak DVI Polda Sumut dan Forensik Polri butuh waktu lama.

"Selama tulangnya masih ada, akan kita lakukan penyidikan untuk menemukan DNA dari tulang tersebut," jelasnya.

Seperti diberitakan, Tim gabungan Polresta Medan, DVI Polda Sumut dan Forensik Polri menemukan tulang saat melakukan penggalian di rumah Syamsul, pasca  terbongkarnya dugaan penganiayaan dan pembunuhan PRT pasca digerebeknya rumah pemilik perusahaan penyalur tenaga kerja CV Maju Jaya itu, Kamis (27/11/2014) lalu.

Dalam penggalian itu, ditemukan tulang, gigi dan beberapa potong pakaian wanita. (BS-031)

Tags
beritaTerkait
Sepanjang Ramadan, Satreskrim Polrestabes Medan Berantas Begal dan Polisi Gadungan
Fariz RM Ditangkap di Bandung, Polisi Amankan Barang Bukti Sabu hingga Ganja
Setahun, Laporan Mantan Tekab Narkoba Polrestabes Medan Tak Diproses
Israel Kembali Gempur Gaza, 3 Polisi Tewas
Tim Gabungan Polda Sumut dan Polrestabes Medan Tembak Komplotan Spesialis Bongkar Rumah Mewah
Soal Klaim Bandar Narkoba Ngaku Setor Rp160 Juta ke Polisi di Labuhanbatu, Ini Penjelasan Polda Sumut
komentar
beritaTerbaru
hit tracker