Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Barisaman Saragih (68) warga Jalan Madio Santoso, Medan, tak tahan lagi menerima siksaan yang dilakukan putri kandungnya sendiri.
Barisaman yang mengalami kebutaan sejak 2 tahun lalu, melaporkan putri kandungnya Sartika Dewi Saragih (37) ke Polsek Medan Timur, Selasa (17/6/2014).
Korban menceritakan, ia kerap mendapat siksaan dari Sartika. Terakhir kali, setelah disiksa dan jatuh ke lantai, Sartika melompat di atas dada Barisman. "Dipijak-pijaknya dadaku," katanya di Mapolsek Medan Timur.
Dijelaskannya, saat masih aktif bekerja sebagai kontraktor, uang, mobil dan rumah yang sangat besar ia berikan kepada istri dan lima anaknya.
Akan tetapi, setelah tua dan tak sehat lagi, Barisaman dicampakkan anak dan istrinya.
Akibatnya bapak lima anak yang jalannya harus dipapah itu terpaksa mengungsi ke rumah saudaranya di Jalan Lembaga Permasyarakatan, Medan.
Karena kondisi fisik Barisaman yang tak sehat lagi, maka Afsari Purba (18), keponakannya yang menjadi pelapor.
Dengan derai air mata, Barisaman juga menyayangkan sikap istrinya yang juga ikut menyiksanya. Bahkan, Barisama bersumpah tidak akan kembali ke rumahnya yang dibangunnya dari hasil keringatnya selama bekerja.
"Aku tak mau lagi kembali. Kalaupun nanti aku meninggal, biarlah di rumah saudaraku yang dapat menerima aku," katanya.
Sartika juga pernah menarik tongkatnya, sampai dia terjatuh. Bahkan, dia juga diseret-seret agar masuk ke dalam mobil Sartika, yang notabene dibeli pakai uang Barisaman.
"Tongkatku ditariknya, sampai aku jatuh. Diseretnya aku mau naik ke dalam mobil biar dibawa pulang," ujarnya.
Penyiksaan yang sudah berulang kali diterima Barisaman dari putrinya selalu dimaafkannya. Namun kali ini, Barisaman tidak mau tahu lagi, meskipun yang dilaporkannya adalah putri kandungnya.
"Sudah sering kali aku memaafkan mereka, walaupun mereka tidak minta maaf. Tapi, sekarang aku sudah tidak tahan atas ini semua," sebutnya sembari menambahkan akibat penyiksaan yang dialaminya, terdapat beberapa luka di wajah dan lebam di sekujur tubuhnya.
Kanitreskrim Polsek Medan Timur AKP Syarifur Rahman mengatakan pihaknya sudah menerima laporan korban.
"Kita sudah periksa. Tapi, karena kondisi korban yang lemah, maka tidak dapat dipaksakan pemeriksaannya. Kita akan tangani ini," ujarnya.
(BS-031)
Tags
beritaTerkait
komentar