Senin, 11 Mei 2026

Lajang Tua Tewas Setelah Bacok Tetangga di Medan

Kamis, 15 Mei 2014 13:02 WIB
Lajang Tua Tewas Setelah Bacok Tetangga di Medan
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Hanya gara-gara tak senang ditegur,  seorang lajang tua Emi (66) nekad membacok tetangganya sendiri, Tina (50). Sementara, pelaku tewas seketika setelah penyakit levernya  yang menyebabkan empedunya pecah.

Akibatnya, korban yang merupakan warga Jalan Pertahanan Dalam, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan ini terpaksa dilarikan ke RS Martha Friska dalam keadaan berlumuran darah dan kritis, Rabu (14/5/2014) malam.

Tak hanya itu, Tina harus dirawat harus menjalani operasi dan mendapat 14 jahitan di bagian kepala. Jari telunjuk tangan kanan Tina juga putus terkena sabetan parang Emi.

Sementara, pelaku tewas seketika setelah penyakit levernya  yang menyebabkan empedunya pecah.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian bermula saat  Emi yang merupakan lajang tua mengorek parit di depan rumah Tina. Tak lama anak Tina bernama Toyib (20) pulang dan menegur Emi agar tak mengorek di atas tanahnya.

Mendengar perkataan Toyib, Emi tidak menjawab tapi langsung lari masuk ke dalam rumah mengambil parang. Sesaat di dalam rumah, pelaku kemudian keluar dengan menenteng parang dan langsung mengayunkan ke arah Toyib.

Dengan respon cepat, Toyib langsung menghindar. Namun pinggang Toyib terluka lantaran terkena sabetan parang Emi.  Selanjutnya Toyib langsung lari ke dalam rumah dan melapor pada ibunya. Tina yang saat itu sedang duduk tenang pun langsung berdiri dan mengajak anaknya agar melapor ke kantor polisi.

Namun sebelum pergi ke kantor polisi, Tina nekat mengambil sepeda motor anaknya yang terjatuh disamping Emi. Tanpa diduga, Emi langsung mengayunkan parang tersebut ke kepala Tina. Tina yang sadar pun langsung melindungi kepalanya dengan tangan kanannya. Namun,  kepala Tina tetap terkena sabetan parang Emi.

Sejurus kemudian Tina pun tumbang bersimbah darah dan Emi langsung kabur. Namun naas, Emi yang hendak kabur tersebut seketika tumbang dan kejang-kejang di kubangan air depan rumah Tina. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung melarikan Tina ke rumah sakit dan menghubungi polisi.

Kanitreskrim Medan Barat AKP Simeon Sembiring saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan memintai keterangan korban. (BS-031)

Tags
beritaTerkait
TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura
Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak
Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan
Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa
Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara
PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern
komentar
beritaTerbaru
hit tracker