Jumat, 08 Mei 2026

Diklakson, Scoopy Karyawati Brastagi Lambai

Selasa, 22 April 2014 13:45 WIB
Diklakson, Scoopy Karyawati Brastagi Lambai
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Dengan wajah pucat, Rizki Ariani (19) mendatangi Mapolsek Medan Timur untuk membuat laporan, Senin (21/4/2014).

Pasalnya, sepeda motor Honda Scoopy BK 2818 AE warga Jalan  Ismailiyah, Kelurahan Kotamatsum I, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) ini baru saja dirampok dua pengendara Mio saat melintas di Jalan Madio Santoso, Kelurahan Pulo Brayan Darat, Kecamatan Medan Timur.

Korban yang merupakan karyawan di Supermarket Brastagi ini menceritakan, kejadian ini bermula saat ia hendak pulang ke rumah usai bekerja. Setiap hari, Rizki memang selalu pulang melalui Jalan Madio Santoso.

Saat melintas di jalan tersebut, ia diklakson oleh dua orang pengendara Yamaha Mio yang menggunakan helm. Karena bingung diklakson terus, Rizki pun menghentikan laju kendaraannya.

Saat berhenti dan kunci masih dalam posisi tergantung, pelaku langsung langsung menyuruh korban turun dan mengambil alih sepeda motor korban.

Korban yang masih belum mengerti jika kedua orang tersebut merupakan perampok hanya menurut saja. Korban baru tersadar saat seorang perampok membawa kabur sepeda motor yang masih dikreditnya 6 bulan.

Tak ingin sepeda motornya diambil begitu saja, Rizki sempat mengejar pelaku dengan berlari sambil menangis. Namun usaha Rizki sia-sia karena perampok tersebut dengan kencang membawa sepeda motornya.

"Kesal aku. Uda capek aku ngumpuli uang untuk ngambil sepeda motor, malah diambil perampok. Pelakunya badannya tinggi, pakai helm dan behel gigi," ujarnya di Mapolsek Medan Timur.

Kanitreskrim Polsek Medan Timur AKP Syarifur Rahman saat dikonfirmasi mengatakan korban sudah membuat laporan. "Laporan sudah kita teriman dan akan segera kita proses," ujarnya. (BS-031)

Tags
beritaTerkait
Dari 127 Gunung Berapi di Indonesia, Sinabung Berada di Level Tertinggi
Awan Panas Terus Diproduksi, Erupsi Sinabung Diperkirakan Masih Lama
Dua Korban Sinabung Mulai Masuki Kondisi Stabil
Warga Nekat Masuk Zona Merah Karena Terpaksa
Satu Korban Gunung Sinabung Terpaksa Diamputasi
Ketujuh Korban Awan Panas Sinabung Warga Desa Gamber
komentar
beritaTerbaru
hit tracker