Minggu, 26 April 2026

5 Tersangka Korupsi PLN Huni Blok A Rutan Tanjung Gusta Medan

Jumat, 21 Maret 2014 23:13 WIB
5 Tersangka Korupsi PLN Huni Blok A Rutan Tanjung Gusta Medan
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Lima tersangka korupsi Life Time Extention (LTE) Gas Turbine (GT) 2.1 dan 2.1 Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Blok 2 PT PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Utara (Kitsbu) Sektor Belawan Tahun 2012 menempati Blok A Khusus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Rutan Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Menurut Kepala Rutan Tanjung Gusta Tony Nainggolan, tidak ada perlakuan khusus terhadap kelima tersangka yang perkaranya dilimpahkan Kejaksaan Agung (Kejagung) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan pada Kamis (20/3/2014) kemarin.

"Tidak ada keistimewaan, mereka ditempatkan bersama dengan tahanan tipikor lainnya," kata Tony saat dikonfirmasi, Jumat (21/3/2014).

Di Blok A Khusus Tipikor tersebut, kelimanya bergabung dengan 127 tahanan tipikor lainnya. Ruangan itu sendiri sudah over kapasitas. Seharusnya ruangan tersebut hanya untuk dihuni 38 orang.

"Kondisinya sekarang ini lagi over kapasitas, tapi ya di situ kita tempatkan semuanya," ujarnya.

Kelima tersangka tersebut adalah Rodi Cahyawan (Karyawan PT PLN Kitsbu), Muhammad Ali (Karyawan PT PLN Kitsbu), Chris Leo Manggala (Mantan GM PT PLN Kitsbu), Surya Dharma Sinaga (Manajer PT PLN Kitsbu Sektor Labuan Angin), Supra Dekanto (mantan Dirut PT NTP). (BS-021)

Tags
beritaTerkait
Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara
Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta Jatuhkan Vonis Dalam Kasus Korupsi Koneksitas TWP AD
Pemko Binjai Ikuti Peluncuran Indikator MCP Tahun 2025 Secara Virtual Bersama KPK RI
Pemko Medan Ikuti Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi MCP 2025
Hukuman Mantan Dirut Pertamina Karen Agustiawan Diperberat MA Jadi 13 Tahun Penjara
Penjelasan Pertamina soal Impor Minyak Mentah yang Tersangkut Kasus Korupsi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker