Kamis, 21 Mei 2026

Polresta Medan Harus Objektif Tangani Kasus Tewasnya 2 Pekerja Wanita Asal NTT

Sabtu, 01 Maret 2014 23:36 WIB
Polresta Medan Harus Objektif Tangani Kasus Tewasnya 2 Pekerja Wanita Asal NTT
Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai bersama 2 pekerja wanita asal NTT di RS Pirngadi, Medan. (Ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Polresta Medan harus objektif dalam menangani kasus tewasnya 2 wanita asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bekerja di penangkaran sarang walet di Medan.

"Kita harapkan Polresta Medan benar-benar objektif menangani kasus ini, karena tersangka Mohar, pengusaha sarang walet jelas telah melakukan penganiayaan secara psikis," ujar Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai.

Hal itu disampaikan Natalius Pigai saat menyambangi rumah majikan pekerja wanita asal NTT di Komplek Family, Jalan Katamso, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (1/2/2014) malam.

Dalam kasus ini, selayaknya Polresta Medan menjerat pengusaha walet dengan pasal penganiayaan.

"Kalau tidak kooperatif silahkan masyarakat yang menilai, yang patut kita waspadai juga penetrasi kapital, pengusaha yang berduit sering mengalahkan sendi-sendi hukum nasional," katanya.

Dikatakannya, Komnas HAM turun ke Medan guna memantau dan menyelidiki dugaan perbudakan di rumah Mohar (45) terhadap puluhan pekerja yang berujung meninggalnya 2 orang pekerja wanita.

"Namun sayangnya saat kita sampai di sini, kita tak dapat masuk ke dalam rumah karena kunci rumah masih dipegang pihak kepolisian. Rumah ini juga belum dipasangi police line," katanya. (BS-031)

Tags
beritaTerkait
Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa
Narkoba Senilai Rp 6 Miliar Dimusnahkan Polresta Medan
Ungkap Kasus Pembunuhan, Enam Personil Polres Deli Serdang dapat Penghargaan
Polresta Medan Lakukan Pemetaan Lokasi Rawan Begal
Tim Anti Begal Harus Mampu Meredam Aksi Kejahatan di Kota Medan
Pembobol Showroom Tewas Ditembak Polisi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker