Rabu, 13 Mei 2026

Ditunjang Keponakan, Latifah Muntah Darah

Selasa, 25 Februari 2014 23:52 WIB
Ditunjang Keponakan, Latifah Muntah Darah
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medab, (beritasumut.com) – Dengan mulut yang masih berlumuran darah, Latifah Adabiah Lubis (48) warga asal Kandis, Riau, terpaksa mendatangi Mapolsek Percut Sei Tuan. Latifah mengaku dianiaya M Erwin (33) keponakannya sendiri saat berada di rumah orang tuanya di Jalan Kemenangan, Kelurahan Sederejo Hilir, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (25/2/2014).

Ceritanya, perihal kedatangan korban ke Medan lantaran ingin mengurus ibunya yang lagi sakit. Sejak kedatangannya ke rumah orang tuanya di Jalan Kemenangan, Latifahlah yang mengurusi sang ibu hingga berjalan lebih sebulan lamanya.

Petaka yang menimpa Latifah berawal saat dirinya tengah memasak di rumah orang tuanya. Saat itu, korban didatangi istri dan anak M Erwin ke rumah orang tuanya tersebut. Lantaran masih berhubungan saudara, korban menyambut kedatangan keluarga pelaku dengan menanyakan apakah keduanya sudah makan atau belum.

Beberapa menit bercengkrama, tak lama, datang M Erwin yang merupakan keponakan korban sendiri. Tanpa diketahui masalahnya, pelaku langsung mengayunkan kakinya sekuat tenaga dan tepat mendarat di wajah korban.

"Awalnya, saya lagi masak di rumah. Rupanya, istrinya yang bernama Lastri bersama anaknya datang. Jadi kami cerita-cerita di situ. Aku nanya sama istrinya, makan apa kelen? Gak lama, datang pelaku dan tiba-tiba langsung menendang kearah wajah saya sampai saya terjungkal ke lantai," jelas korban sembari menangis di hadapan petugas.

Di situ, korban sempat terjungkal kelantai, dari mulutnya juga mengalir darah segar. Tak sampai di situ, pelaku kembali menyerang wajah korban sampai 2 kali. Akibat terjangan itu, gigi korban hampir lepas. Dihadapan istri dan anak pelaku, korban yang menangis sejadi-jadinya menanyakan kelakuan Erwin terhadapnya.

Namun Erwin tak mengindahkan pertanyaan korban. Dengan makian bertubi-tubi, Erwin lantas pergi mengajak anak dan istrinya meninggalkan korban yang kesakitan.

"Gak tau entah kenapa dilakukannya sama saya. Sampai 2 kali saya ditunjangnya. Memang sering dia makai narkoba. Saya tinggal bersama ibu saya lantaran ingin merawatnya karena lagi sakit. Udah 1 bulan saya di sini," terangnya yang terpaksa meninggalkan suaminya sementara di Kandis, Riau.

Kejadian tersebut sempat diketahui orang tua korban yang terduduk di kursi roda. Lantaran sudah mengenal watak pelaku yang cukup meresahkan dan sudah kelewatan, korban disarankan keluargannya melaporkan kejadian tersebut.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Ronald Sipayung saat dikonfirmasi mengaku telah menerima laporan korban. "Sudah kita terima dan akan kita lidik, " ujarnya. (BS-031)

Tags
beritaTerkait
Paman Cabuli Keponakan di Lahewa
Mahasiswa UMN Al Washliyah Demo Desak Polisi Tangkap Keponakan Rektor
Mobil Keponakan Kanit Polsek Helvetia Dirusak OTK
komentar
beritaTerbaru
hit tracker