Kamis, 14 Mei 2026

Satu Sandera Perempuan Dibarter Satu Helikopter

Minggu, 09 Juni 2013 20:02 WIB
Satu Sandera Perempuan Dibarter Satu Helikopter
Ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Hari kedua penyanderaan jaringan Abdul Kemprut di Medan, belum ada tanda-tanda penyelesian. Setelah permintaan makanan dan satu wartawan internasional untuk meliput dipenuhui, ketegangan agak mereda, Sabtu (8/6/2013).

Namun dua jam kemudian tepatnya jam 10.30 WIB, teroris kembali menelepon negosiator untuk disiapkan puluhan ton solar untuk kapal yang dibajak di Belawan dan disiapkan helikopter di Hotel Arya Duta, Medan.

Teroris berjanji apabila permintaan tersebut dipenuhi satu sandera perempuan akan dibebaskan. Setelah permintaan teroris dipenuhi, satu jam kemudian satu sandera perempuan warga Negara Malaysia dibebaskan dalam keadaan sehat.

Inilah skenario lanjutan dalam rangka Latgabma Malindo Darsasa-8AB/2013 yang dibuka Panglima TNI Laksaman Agus Suhartono di Lapangan Apel Lanud Soewondo, Medan, Jumat (7/6/2013) dan ditutup Rabu (12/6/2013) mendatang.

Negoisasi berjalan seiring waktu berjalan. Namun belum ada tanda-tanda teroris akan menyerah atau membebaskan para sandera. Combine Joint Task Force Counter Terrorism (CJTF-CT) sudah terbentuk guna mempersiapkan diri menghadapi hal terburuk.

Sesuai petujuk Panglima TNI, waktu yang diberikan kepada Komandan CJTF-CT hanya 7 hari. Para sandera harus dibebaskan dan teroris dapat dibekuk guna ditindak tegas sesuai hukum di Indonesia. Pemerintah mengedepankan diplomasi dan dialog agar para sandera yang tidak berdosa bisa diselamatkan dalam keadaan sehat.

Untuk menghadapi kemungkinan terburuk, Komandan CJTF-CT sudah menyiapkan pasukan untuk melakukan peyergapan teroris yang membajak pesawat Malaysia Airlines yang parkir di Bandara Polonia, Medan, yang akan ditangani Tim Bravo Paskhas milik TNI AU dan Tentara Udara Diraja Malaysia.

Persiapan berikutnya Komandan CJTF-CT menyiapkan pasukan elit TNI AD Kopassus dan Angkatan Tentara Malaysia Grup Gerak Khas dan berikutnya juga menyiapkan pasukan untuk pembebasan sandera di kapal niaga berbendera Malaysia di Pelabuhan Lanal, Medan, oleh Denjaka Marinir TNI AL dan ATM Tentara Laut Malaysia.

Ditegaskan Komandan CJTF-CT, penyergapan teroris di tiga titik akan bersamaan waktunya sehinga teroris terdadak dan tidak ada perlawanan. Hal ini untuk menghindari korban baik dari sandera maupun dari pihak lainnya.

Dari hasil informasi intelijen dan sandera yang dibebaskan diketahui bahwa keluarga Dubes ada tiga orang dan 27 orang lagi penghuni Hotel Arya Duta. Jadi total sandera di Hotel Arya Duta berjumlah 30 orang disekap di kamar hotel. Pimpinan teroris di Hotel Arya Duta bernama Patur Gondes bersenjatakan 2 dua pucuk pistol kaliber 22 mm, senjata UZI 2 pucuk kaliber 9 mm, AK 47 4 pucuk, PM 4 pucuk dan satu bom paket yang siap ledak.

Teroris yang berada di kapal belum diketahui namun mereka menyandera 28 orang termasuk ABK, dan bersenjatakan AK 84 5 buah pucuk, UZI 4 buah pucuk dan HK 53. Sementara teroris yang berada di pesawat dipimpin Desmon Gondes dengan 3 orang teroris. Jadi jumlah teroris yang berada di pesawat berjumlah 4 orang dengan menyandera 25 orang dengan ricncian 12 laki-laki dewasa, 9 wanita dewasa dan 4 anak-anak dengan membawa senjata pistol 1 pucuk, UZI 2 pucuk, AK 47 2 pucuk FM 4 pucuk MPS 7 pucuk.

Nikolas Staf Kementerian Luar Negeri selaku negosiator mengatakan, teroris sudah berlaku kasar terhadap para sandera, terutama sandera laki-laki dewasa sebagian mukanya lebam dan berdarah-darah. Akibat perlakuan kasar teroris, para sandera stres terutama sandera perempuan dan anak-anak. Teroris mengajukan permintaan uang tunai sebesar Rp500 miliar kepada Pemerintah Indonesia.

Nikolas juga mengatakan, saat ini belum ada tanda-tanda teroris akan menyerah atau membebaskan para sandera. Selain diperlakukan kasar, para sandera juga kemungkinan akan dibunuh. Situasi demikian sudah dilaporkan ke pihak TNI dan ATM. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Komjen Pol Tito Karnavian: Masyarakat Jangan Takut Kelompok Terorisme!
 Ini Alasan BNPT Latih Pemuda di Kota Medan
Besok, BNPT Latih Pemuda Anti Radikalisme Pro-Kekerasan
Pelaku Bom Mall Alam Sutera Runtuhkan Stigma Terorisme Islam
Uni Emirat Arab Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris
Antisipasi ISIS, 4 Napi Teroris di Medan Mendapat Pengawasan Khusus
komentar
beritaTerbaru
hit tracker