Kamis, 02 April 2026

Harga Ikan di Binjai Berangsur Normal

Rabu, 27 Juli 2016 12:49 WIB
Harga Ikan di Binjai Berangsur Normal
beritasumut.com/BS08
Suasana penjualan ikan di Pasar Kebun Lada, Binjai.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Harga ikan serta komoditas laut lainnya di Pasar Kebun Lada, Jalan Perintis Kemerdekaan, Binjai berangsur norma.

Pantauan beritasumut.com, Rabu (27/07/2016), harga ikan di Pasar Kebun Lada turun rata-rata Rp 5.000 per kg dibandingkan harga sepekan terakhir.

Ikan dencis misalnya, turun dari Rp 30.000 per kg menjadi Rp 25.000 per kg, ikan tongkol yang sebelumnya Rp 35.000 per kg kini Rp 25.000 per kg, ikan gembung turun dari Rp 40.000 per kg menjadi Rp 35.000 per kg. Sedangkan kerang kupas turun dari yang sebelumnya Rp 35.000 per kg menjadi Rp 30.000 per kg. Sementara itu untuk komoditas air tawar, seperti ikan lele, harganya masih bertahan Rp 18.000 per kg.

Pedagang ikan di Pasar Kebun Lada, Sofyan, merasa bersyukur karena harga ikan kembali normal. "Alhamdulillah harga ikan kembali normal. Dengan normalnya harga ikan, berarti banyak pembeli, dan masyarakat ikut senang karena bisa menikmati makan dengan lauk ikan disebabkan harganya terjangkau," bebernya.

Sementara Dewi, salah seorang pembeli yang hampir setiap hari membeli ikan di Pasar Kebun Lada, Binjai, mengaku, bersyukur dengan kembali normalnya harga ikan.

"Saya sebagai pembeli ikan, pasti sangat berharap harga ikan terjangkau, apalagi kami sekeluarga selalu mengkonsumsi ikan laut sebagai lauk makan kami, semoga harga ikan laut akan terus normal," harapnya.(BS08)

Tags
beritaTerkait
KADIN: Kelangkaan Plastik Bekas Picu Harga Polibag Naik 40%, Ancam Inflasi Pangan
Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina pada 1 April 2026
Dari Pesisir Sunyi ke Panggung Negeri: Kisah Patimah MPd Bawa Wanita Pantai Labu Berdaya
Sebanyak 56 Personel Polrestabes Medan Dapat Penghargaan
Pemerintah Kasih Diskon Tiket Pesawat Lebaran 13-14%, Berlaku 2 Minggu
Ini Rincian Harga BBM di SPBU Pertamina Mulai 1 Maret
komentar
beritaTerbaru
hit tracker