Jumat, 05 Juni 2026

Pasokan Minim, Harga Ikan Laut di Binjai Kian Mahal

Rabu, 20 Juli 2016 11:09 WIB
Pasokan Minim, Harga Ikan Laut di Binjai Kian Mahal
beritasumut.com/BS08
Pedagang ikan di Pasar Tavip Binjai.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Pasca Lebaran harga komoditas laut seperti ikan udang dan kepiting di sejumlah pasar tradisional di Sumatera Utara mengalami kenaikan.

Kenaikan ini dipicu minimnya pasokan ikan dari nelayan, sepertihalnya di pasar tradisional Pasar Tavip, Kota Binjai. Sejak sepekan terakhir harga ikan di pasar ini mengalami kenaikan hingga 30 persen dari harga biasa.

Kenaikan dipicu minimnya pasokan ikan dari para nelayan usai lebaran lalu. Harga ikan gembung yang biasanya dijual seharga Rp 23.000 per kg, hari ini Rabu (30/07/2016) djual Rp 30.000 per kg. Sedangkan Ikan tongkol hari ini djual seharga Rp 35.000 per kg dari harga sebelumnya Rp 30.000 per kg. Ikan merah yang biasanya dijual seharga Rp 25.000 per kg  naik menjadi Rp 30.000 per kg.

Begitu juga dengan harga komoditas laut lainnya seprti udang dan kepiting yang mengalami kenaikan harga. Udang untuk semua jenis mengalami kenaikan hingga Rp 10.000 per kg, sedangkan kepiting mengalami kenaikan harga dari harga Rp 45.000 menjadi Rp 50.000 per kg.

Menurut pedagang ikan di Pasar Tavip Binjai, kenaikan harga komoditas laut ini disebabkan minimnya pasokan ikan dari para nelayan. “Ya ini karena susahnya dan cuma sedikit ikan dari nelayan, mungkin para nelayan belum beraktifitas penuh semenjak Lebaran kemaren,” ujar Ely salah seorang pedagang ikan.

Untuk memenuhi permintaan pembeli, para pedagang di Pasar Tavip Binjai meminta pasokan ikan dari kawasan Belawan Medan.(BS08)

Tags
beritaTerkait
Harga Ikan di Binjai Berangsur Normal
Jelang Lebaran, Distributor Jangan Naikkan Harga Sembako
Harga Ikan Gembung di Tanjung Beringin Melambung
Pascakenaikan BBM, Harga Sembako di Medan Stabil
Hari Pertama BBM Naik, Harga Sembako di Medan Masih Stabil
Kenaikan Harga Sembako di Madina Masih Wajar
komentar
beritaTerbaru
hit tracker