Sabtu, 23 Mei 2026

Baru Terealisasi 10.000 MW, Presiden Minta Pembangunan Pembangkit Listrik 35.000 MW Dipercepat

Sabtu, 11 Juni 2016 11:49 WIB
Baru Terealisasi 10.000 MW, Presiden Minta Pembangunan Pembangkit Listrik 35.000 MW Dipercepat
beritasumut.com/ist
Presiden Jokowi saat melakukan Groundbreaking PLTU Lontar Extention, di Desa Lontar, Kecamatan Kemiri, Tangerang, Banten.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, kebutuhan listrik di Jawa dan Bali, saat ini masih kurang lebih 21.000 megawatt (MW). Ia menilai, kebutuhan yang sangat besar sekali ini harus dikejar, harus segera dipercepat pelaksanaan pembangunannya. Karena kalau tidak, nanti 2019 akan ada kekurangan listrik di Jawa dan Bali.

“Artinya, akan ada pemadaman di provinsi-provinsi yang ada di Jawa dan Bali. Oleh sebab itu, kenapa saya selalu menyampaikan, saya ngotot 35.000 megawatt (MW) di seluruh Indonesia ini harus dipercepat, harus segera dikerjakan,” kata Presiden Jokowi dalam sambutannya saat melakukan Groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lontar Extention, di Desa Lontar, Kecamatan Kemiri, Tangerang, Banten, Jumat (10/06/2016).

Groundbreaking dilakukan sebagai upaya untuk memperkuat pasokan listrik Jakarta-Banten serta mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistikan, sebagai bagian dari program pembangkitl listrik 35.000 MW.

Menurut Presiden, seperti dilansir setkab.go.id, ada beberapa kendala pembangunan listrik, utamanya berkaitan dengan perizinan dan pembebasan lahan. Namun saat ini, lanjut Presiden, Pemerintah Provinsi, dengan Pemerintah Kabupaten, terus bekerja sama mengatasi krisis listrik, sehingga kekurangan bisa dicukupi.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi meminta seluruh Menteri dan Dirut PLN untuk sering turun ke lapangan, mengetahui permasalahan-permasalahan yang ada sehingga dapat cepat diselesaikan.

Dengan bersama-sama, Presiden Jokowi meyakini, satu per satu pembangkit tenaga listrikdari Sabang sampai Merauke beberapa sudah dimulai. "Diharapkan target 35.000 megawatt bisa dipenuhi," ujarnya.(BS01)

Tags
beritaTerkait
Resmikan Desa Siaga Bencana, PLN UID Sumut Serah Terima Bantuan Program
Tak Ada Pemberitahuan, Listrik Padam 3 Jam saat Warga Tertidur
Ratusan Petugas Dikerahkan, PLN Sumut Perkuat Siaga Kelistrikan Akibat Cuaca Ekstrem
Hari Pahlawan, PLN Dorong Guru SMK Jadi Pelopor Konversi Motor Listrik di Kota Medan
Resmikan SPKLU Pematangsiantar, Walikota Berharap jadi Solusi Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik
Diskon Tidak Diperpanjang, Ini Tarif Listrik Maret 2025
komentar
beritaTerbaru
hit tracker