Senin, 24 Agustus 2026

Boleh Impor, Bulog Diberi Kewenangan Stabilkan Harga Daging

Selasa, 11 Agustus 2015 12:30 WIB
Boleh Impor, Bulog Diberi Kewenangan Stabilkan Harga Daging
Setkab
Djarot Kusumayakti.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Terkait melambungnya harga daging sapi di pasaran, yang berujung pada aksi mogok sejumlah pedagang daging di beberapa daerah, Menko Perekonomian Sofyan Djalil mengemukakan, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman, Mendag Rahmat Gobel, dan Dirut Perum Bulog Djarot Kusumayakti telah melakukan  rapat untuk mengambil tindakan, termasuk membuka impor yang lebih besar kepada Bulog.

"Tentu dilaporkan oleh Menteri Pertanian. Menteri Pertanian telah melaporkan dan tindakan-tindakan yang perlu diambil oleh Menteri Perdagangan dan Menteri Pertanian," ujar Sofyan kepada wartawan saat menghadiri acara peringatan HUT ke-38 Pasar Modal Indonesia di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (10/8/2015), seperti dilansir situs resmi Setkab RI.

Menko Perekonomian tidak bisa memberikan kepastian berapa jumlah daging yang akan diimpor oleh Bulog. Ia hanya menyebutkan, bahwa Bulog diberikan wewenang yang lebih besar untuk melakukan tindakan itu (impor) untuk menstabilisasi harga daging.

"Kita tidak bisa mengatakan berapa harga standar, yang menjadi masalah adalah tergantung supply and demand. Tapi bahwa harga sekarang ini sudah tidak rasional. Supply-nya ini harus kita bereskan," jelas Sofyan.

Sejumlah media melaporkan, para pedagang daging yang melakukan aksi mogok mengeluhkan tingginya harga daging yang mencapai Rp120.000/kg, atau lebih tinggi dibanding masa lebaran sebesar Rp100.000/kg.

Terkait rencana aksi pemogokan pedagang daging yang akan berlangsung hingga Rabu (12/8/2015) mendatang, Menko Perekonomian menegaskan, akan dilakukan intervensi oleh Perum Bulog.

"Bulog sekarang melakukan intervensi ke pasar. Kemarin saya rapat dengan Dirut Bulog, yang  mengatakan mereka siap melakukan intervensi ke pasar terutama adalah mengatasi kelangkaan yang terjadi di pasar hari ini. Itu jangka pendek sekali. Tapi jangka menengah dan panjang kita harus bereskan supply-nya," ungkap Sofyan.

Menurut Menko Perekonomian, mekanisme pasar dalam kasus tingginya harga daging sapi saat ini kuncinya adalah supply and demand. "Kita bereskan supply dulu ya," pungkasnya. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Bahas Ketahanan Energi Bersama Mahasiswa Universitas Pertamina, Ini Pesan Komisaris Utama PT Pertamina
Penjelasan Pertamina soal Impor Minyak Mentah yang Tersangkut Kasus Korupsi
Eksportir Wajib Tahu, Uni Eropa Berlakukan Sistem Kontrol Impor ICS2
Anggota DPR Berharap Pemerintah Kurangi Ketergantungan Impor Sapi
Sebanyak 184 Ekor Sapi Impor Australia Mendarat di RI
Presiden Prabowo Siapkan Kebijakan Strategis untuk Dorong Ekonomi Nasional
komentar
beritaTerbaru
hit tracker