Rabu, 13 Mei 2026

Kadin Madina Apresiasi Kenaikan BBM Mendadak

Selasa, 18 November 2014 23:14 WIB
Kadin Madina Apresiasi Kenaikan BBM Mendadak
Saparuddin Haji. (M Saima Putra)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Panyabungan, (beritasumut.com) – Pengumuman resmi naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) yang mendadak disampaikan Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla dan sejumlah Menteri Kabinet Kerja di Istana Merdeka Jakarta, Senin (17/11) malam sekitar pukul 21.00 WIB, diapresiasi Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Mandailing Natal (Kadin Madina).

“Kenaikan harga bahan bakar minyak yang secara mendadak diumumkan Pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla sangat kita apresiasi dan tepat sasaran kepada masyarakat. Pasalnya, dengan diumumkannya secara mendadak, disinyalir membuat para mafia minyak tidak bisa berbuat banyak,” ujar Ketua Kadin Madina Saparuddin Haji di Panyabungan, Selasa (18/11/2014).

Mengapa dikatakan demikian, sebab apabila Pemerintahan Jokowi-JK menentukan batas waktu untuk menaikkan harga BBM, sudah barang tentu disinyalir para mafia minyak akan melakukan penyetokan atau penimbunan minyak sebelum waktu yang telah ditentukan. Belum lagi antrean yang bakal memanjang setiap harinya di SPBU sehingga mengganggu lalu lintas.

Kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak sangat didukung dengan alasan untuk pembangunan dan membayar utang negara. Namun di saat harga minyak dunia sedang turun seharusnya harga bahan bakar minyak tetap stabil seperti sebelumnya, ujarnya.

“Sedikit yang menjadi pertanyaan besar buat saya, apakah di saat harga minyak dunia sedang turun sekarang ini, masyarakat bisa menerima kenaikan harga bahan bakar minyak. Sebab dengan naiknya harga ini tidak akan berdampak pada naiknya harga bahan pokok,” ujar Saparuddin.

Seperti diketahui, sebagian besar masyarakat Madina berprofesi sebagai petani Karet. Saat ini harga jual karet sedang anjlok. Sudah barang tentu kenaikan harga bahan bakar minyak ini akan berdampak kepada ekonomi masyarakat  Indonesia umumnya dan masyarakat Madina khususnya.

“Saya berharap pemerintah cepat mencari solusi untuk mengatasi hal ini, karena menurut saya terkait inflasi itu hanya ketakutan pemerintah saja,” pungkasnya.

Pemerintahan Jokowi-JK mengumumkan harga bensin (premium) dinaikkan dari Rp6.500 per liter menjadi Rp8.500 per liter. Solar dinaikkan dari Rp5.500 per liter menjadi Rp7.500 per liter. Kenaikan harga BBM  berlaku mulai Selasa (18/11/2014) pukul 00.00 WIB. (BS-026)

Tags
beritaTerkait
Anggota DPR Ini Prihatin Minimnya Apresiasi kepada Atlit Berprestasi
SMAN 13 Medan dan Komite Sekolah Beri Apresiasi Siswa Beprestasi
Perubahan Status BLH menjadi Dinas Masih Menunggu Tahun Depan
BLH Sumut Miliki Keterbatasan Dalam Penyelamatan Danau Toba
Plt Gubsu Apresiasi Program PW Aisyiyah Sumut Tanggulangi Penyakit TB
Ikan Mati di Danau Toba Terus Bertambah, Belum Ada Solusi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker