Rabu, 07 Oktober 2026

Pastikan Stok Sembako Aman, Pemko Medan Gelar Rapat Koordinasi

Kamis, 19 Juni 2014 12:34 WIB
Pastikan Stok Sembako Aman, Pemko Medan Gelar Rapat Koordinasi
Plt Walikota Medan Dzulmi Eldin. (Ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Pemko Medan menggelar rapat koordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) beserta distributor maupun agen sembako dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1435 H di Hotel Santika Dyandra, Medan, Selasa (17/6/2014) malam.

Rapat ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi selama bulan Ramadhan maupun menjelang  lebaran.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Medan Dzulmi Eldin menekankan perlunya komitmen bersama untuk menjaga Kota Medan selalu kondusif, aman dan nyaman bagi seluruh warga, termasuk bagi setiap warga yang dating berkunjung  ke Ibukota Provinsi Sumatera Utara, kapanpun serta dimanapun.

Menurut Eldin, selama ini yang sering menjadi potensi gangguan adalah keluhan kenaikan harga, terutama kebutuhan pokok dan beredarnya barang-barang kadaluarsa. Kemudian pelanggaran ketentuan penyelenggaraan hiburan malam atau cara-cara berjualan di siang hari yang terlampau bersifat terbuka. Serta kecenderungan peningkatan kriminalitas.

Atas dasar itulah Eldin mengarahkan rapat koordinasi ini untuk memastikan selama bulan suci Ramadhan dan perayaan lebaran, sikap-sikap toleransi beragama terjaga dengan baik. Selain itu bahan pokok masyarakat tersedia, pendistribusiannya lancar, harganya terjangkau serta keamanan dari sisi kesehatan.

Menyangkut program-program langsung yang menyentuh masyarakat miskin seperti beras miskin (Raskin), Eldin minta agar penyaluran untuk bulan Juli dipercepat menjadi awal Ramadhan. Selanjutnya demi mestabilkan harga sembako, Pemko Medan akan menggelar pasar murah di 151 titik. Eldin minta lokasinya diprioritaskan ke daerah-daerah yang warganya terbilang kurang mampu.

“Aspek keamanan pangan juga perlu diperhatikan. Penggunaan bahan tambahan makanan (BTM) dalam proses produksi pangan serta barang kadaluarsa perlu diwaspadai bersama. Sebab, dampak penggunaannya dapat berakibat negatif bagi kesehatan. Jika perlu lakukan operasi pasar, baik di pasar tradisional maupun pasar modern seperti supermarket guna memastikan makanan, minuman dan buah yang dijual layak konsumsi,” kata Eldin.

Kepada pedagang maupun distributor bahan pokok, Eldin mengimbau selama Ramadhan dan perayaan Idul Fitri agar tidak memanfaatkan kesempatan dengan melakukan spekulasi harga maupun penimbunan barang dengan maksud mengambil keuntungan sebesar-besarnya.

“Saudara-saudara harus turut berperan serta untuk ikut bersama-sama menjaga situasi kondusifitas Kota Medan, termasuk memelihara stok barang kebutuhan,” ungkapnya.

Sedangkan kepada Kementerian Agama Kota Medan, Eldin berpesan agar bisa mengimbau para ustadz, muballigh yang ada di Kota Medan  turut menyampaikan imbauan moral kepada masyarakat agar selama bulan puasa dan jelang Idul Fitri tidak melakukan pembelian bahan kebutuhan pokok dalam jumlah berlebihan.

Harus diingat, ketersedian stok bahan pokok  mencukupi, sehingga tidak perlu takut kekurangan. Selain itu masyarakat diingatkan agar melakukan konsumsi dengan sewajarnya.         

“Saya percaya kerjasama dengan rekan-rekan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Medan dan instansi terkait lainnya, termasuk para distributor dalam persiapan jelang bulan suci Ramadhan dan hari Raya Idul Fitri 1435 H akan menjadikan kita lebih siap dan lebih antisipatif,” paparnya.

Sementara itu Kepala Bank Indonesia (BI) Wilayah IX Sumatera Utara-Aceh Difi A Johansyah yang juga selaku Ketua Tim Ahli Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumut sangat menyambut baik digelarnya rapat koordinasi ini. Sebelumnya dia mengaku pihaknya juga  melakukan rapat-rapat  guna membahas persiapan datangnya bulan puasa dan lebaran.

“Di Kota Medan kita sangat siap. Pasalnya, kita sudah menginventarisir permasalahan-permasalahan yang ada terkait kelancaran pendistribusian bahan-bahan pokok seperti sembako. Dari hasil inventarisir yang kita ada, stok sembako cukup sampai 3 bulan ke depan. Jadi kita tidak perlu khawatir akan kekurangans embako. Yang harus disikapi adalah kelancaran pendistribusiannya. Insya Allah kita akan tenang dalam menjalankan ibadah puasa tahun ini,” ujar Difi.

Penjelasan Kepala BI Wilayah IX Sumut-Aceh itu langsung diamini Khairul dari  Bulog  Sumut. Dikatakannya, persediaan stok beras untuk Sumut, termasuk Kota Medan aman sampai 4 bulan ke depan. Selain itu pihaknya juga sudah mendistribusikan raskin untuk Juni 2014 dan menyusul raskin Juli 2014 awal Ramadhan ini. Selain itu momoditi  lainnya seperti gula juga sudah aman, sebab stoknya tersedia sekitar  7.600 ton dan siap diluncurkan ke pasar. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara
Granat Kota Medan Dukung Pemko dan DPRD Tambah Anggaran Kepolisian
Janji Palsu Oknum PNS Pemko Medan Berakhir di Polsek Delitua ‎
Polda Sumut Dukung Pemko dan Polresta Medan Tertibkan Asmara Subuh
Babinsa Dampingi Bank Arta Graha Laksanakan Pasar Murah
Ini Daftar Harga Bahan Pokok yang Dijual di Pasar Murah Pemko Medan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker