Selasa, 07 Juli 2026

Wagub Sumut Imbau Distributor dan Grosir Tidak Menimbun Sembako Jelang Ramadhan

Rabu, 18 Juni 2014 15:54 WIB
Wagub Sumut Imbau Distributor dan Grosir Tidak Menimbun Sembako Jelang Ramadhan
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi mengimbau distributor dan grosir tidak melakukan penimbunan hingga mengakibat bahan pokok langka di pasaran. Kelangkaan dikhawatirkan dapat memicu kenaikan harga bahan pokok.

Imbauan tersebut disampaikan Wagub Sumut Tengku Erry menanggapi harga bahan pokok yang mulai merangkak naik dua pekan menjelang bulan suci Ramadhan di Medan, Senin (16/6/2014).

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) akan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah distributor dan grosir penjual bahan pokok di sejumlah titik di Medan, dengan melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut dan Kepolisian Daerah (Polda) Sumut.

“Langkah ini salah satu upaya untuk membatasi distributor dan grosir nakal yang sengaja menimbun bahan pokok demi mencari keuntungan semata dengan cara yang tidak terpuji,” sebut Erry.

Erry menegaskan, Disperindag dan Polda Sumut akan memberikan sanksi tegas kepada distributor dan grosir yang terbukti melakukan penimbunan bahan pokok untuk tujuan mencari keuntungan semata dari dampak kelangkaan bahan pokok dipasaran.

“Pedagang dan Pemerintah Provinsi harus saling bergandengan tangan dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok dipasaran. Harmonisasi itu suatu bentuk kepedulian dan komitmen dalam membangun Sumut menjadi daerah yang maju dan bersaya saing,” harap Erry.

Namun Erry tidak menampik, sejumlah kebutuhan dasar mengalami kenaikan harga dua pekan menjelang Ramadhan ini akibat dipengaruhi faktor musim, seperti sayuran dan rempah-rempah.

Harga cabai merah di Pusat Pasar Medan misalnya, mengalami kenaikan harga dari Rp14.000 per kilogram, naik menjadi Rp16.000 perkilonya. Begitu juga bawang putih dari Rp15.000 per kilogram merangkak naik menjadi Rp18.000 perkilonya.

Sebelumnya, harga tomat dari Rp6.000 per kilogram naik menjadi Rp12.000 perkilonya atau mengalami lonjakan harga mencapai 100 persen. Sementara harga sayuran lainnya relatif masih stabil.

“Pasokan sayuran ini memungkinkan terpengaruh dengan musim tanam ditingkatan petani. Harga ayam dan daging yang terpengaruh oleh mahalnya harga pakan dan biaya perawatan. Tetapi bahan pokok seperti minyak goreng, gula atau bahan makanan pabrikan lainnya, tidak begitu terpengaruh dengan musim,” ujar Erry.

Selain itu, Erry juga mengimbau Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Kota (Pemko) untuk menggelar pasar murah agar masyarakat terbantu dalam mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Tiap Pemkab dan Pemko di daerah masing-masing diharapkan menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat kurang mampu,” tambah Erry. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
BBPOM Minta Distributor Pangan Awasi Produknya Selama Ramadhan
Wagub Sumut Terima Kunjungan KKDN Sespimti Polri
DPRD Medan Belum Ada Komunikasi Dengan Wagub Sumut Soal Pj Wali Kota
Wagub Sumut Serahkan SK Plh Bupati Sergai
Kejagung Periksa Wagub Sumut Tengku Erry Nuradi Kasus Bansos
Wagub Sumut Tolak Komentari Pernyataan Pengacara Gatot
komentar
beritaTerbaru
hit tracker