Selasa, 07 Juli 2026

Kementan Khawatirkan Pembebasan Bea Masuk Kakao

Selasa, 08 April 2014 16:07 WIB
Kementan Khawatirkan Pembebasan Bea Masuk Kakao
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Kementerian Pertanian belum bisa menerima keinginan Kementerian Perdagangan untuk menghapuskan bea masuk kakao. Jika rencana itu terealisasi,  petani kakao di tanah air dipastikan akan kesulitan.

"Memang ini sangat memukul petani kakao lokal kita," kata Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan di sela acara apel siaga penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan dan penyerahan kontrak kerja THL TB PP Tahun 2004 di Lapangan Sejati, Medan, Sumatera Utara, Senin (7/4/2014).

Dia memaparkan pihaknya masih akan membicarakan rencana pembebasan biaya masuk kakao itu. "Ya ini kan masih perlu dibicarakan antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan. Nanti kita bicarakan lagilah," katanya singkat.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan berencana membebaskan bea masuk kakao. Kebijakan ini disebutkan untuk mendukung pengembangan industri penghasil coklat berkualitas ekspor

Saat ini, bea masuk kakao 5% dinilai sangat memberatkan pelaku industri. Padahal produksi kakao nasional masih rendah, sehingga pelaku industri mengimpor 120 ribu ton per bulan. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Kodam Brawijaya Dukung Program Kementan Tingkatkan LTT di Jawa Timur
Kepala BPSIP Sumut Paparkan Tugas dan Fungsi BSIP Kementan
 Kementan Gelar Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh Untuk Antisipasi Perubahan Iklim
Sumut Jadi Tonggak Sejarah Peringatan HRN, Wapres Ma'ruf Amin Optimis Rempah Indonesia Kembali Jaya
Belum Terima Bagi Hasil Nyata, Pemprov Sumut Terus Perjuangkan DBH Hasil Perkebunan Hingga 60%
Kementan RI Kukuhkan Salah Satu Mahasiswa Fakultas Pertanian USU sebagai Duta Petani Milenial
komentar
beritaTerbaru
hit tracker