Sabtu, 23 Mei 2026
Pemko Medan Segera Gelar 151 Titik Pasar Murah

Komisi VI DPR RI Kunjungi Pusat Pasar dan Pasar Petisah Medan

Senin, 17 Juni 2013 12:58 WIB
Komisi VI DPR RI Kunjungi Pusat Pasar dan Pasar Petisah Medan
Ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Sejumlah Anggota Komisi VI DPR RI melakukan kunjungan kerja  (kunker) ke Kota Medan, Jumat (14/6/2013). Kunker untuk mengecek harga  bahan kebutuhan pokok di Pusat Pasar  dan Pasar Petisah Medan menjelang pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Dari hasil peninjauan terhadap kedua pasar terbesar di Ibukota Provinsi Sumatera Utara tersebut, harga  bahan kebutuhan pokok masih dinilai masih stabil.

Ketika melakukan kunker, anggota Komisi VI diantaranya Atte Sugandi, Primus Yustisio dan Rachel Maryam didampingi Asisten Ekbang Kota Medan Qamarul Fattah, Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Syahrizal Arif, Kabag Perekonomian Danhar Nasution dan Direktur PD Pasar Medan Benny Sihotang.

Yang pertama dikunjungi rombongan Komisi VI adalah Pusat Pasar. Mereka langsung menemui para pedagang untuk mengetahui harga baik bahan kebutuhan pokok maupun daging. Kehadiran mereka disambut baik oleh para pedagang, semua pertanyaan terkait dengan harga langsung dijawab sehingga kunker yang dilakukan berjalan dengan lancar.

Menurut Atte Sugandi, kunker ini dilakukan untuk mengecek kondisi harga terkait rencana pemerintah menaikkan harga BBM, termasuk kesediaan bahan pokok menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1434 H. “Kita ingin melihat apakah harga cukup stabil atau ada kelonjakan. Tapi setelah kami monitor,  harga bahan kebutuhan pokok di Medan masih stabil,” kata Atte.

Dia menjelaskan, Komisi VI menerima laporan harga bahan pokok di Medan cukup signifikan. Namun setelah dilakukan survei di Pusat Pasar,  faktanya jauh berbeda. Berdasarkan laporan yang diterima, harga gula pasir di Medan Rp12.500, faktanya Rp12.000. Begitu juga dengan harga daging sapi yang dilaporkan telah mencapai Rp82.000 perkilogram, ternyata masih berkisar Rp80.000 perkilogram.

Meskipun nanti ada kenaikan harga terkait kenaikan harga BBM, dia optimis tidak akan terlalu berpengaruh. “Yang paling penting kecukupan untuk pangan sudah cukup baik dan mengenai harganya relatif stabil. Ini dua poin penting dari tujuan kunjungan yang kita lakukan,” ungkapnya.

Selanjutnya apabila ada gejolak harga yang terjadi akibat kenaikan harga BBM, Atte minta Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menggelar operasi pasar. Di samping itu berharap agar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemko Medan terus melakukan pengawasan. Kemudian Atte juga mengaku telah berkoordinasi dengan Pemprov Sumut dan Pemko Medan.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk mengantisipasi kenaikan harga. Mereka (Pemprovsu dan Pemko) berjanji kepada kami akan menggelar oprasi pasar pasca ditetapkan kenaikan harga BBM," paparnya.

Dari Pusat Pasar, rombongan Komisi VI DPR RI melanjutkan peninjauan ke Pasar Petisah. Di tempat itu rombongan juga melakukan survei harga bahan kebutuhan pokok dan daging. Sama kondisinya dengan Pusat Pasar, harga bahan kebutuhan pokok dinilai masih stabil. Yang mengalami kenaikan hanya harga ayam potong dan daging sapi.

Biasanya harga ayam potong Rp23.000 perkilogram kini naik menjadi Rp27.000 perkilogram. Artinya, terjadi kenaikan sekiutar Rp4.000. Kemudian harga daging sapi telah menyentuh kisaran Rp82.000 perkilogram, biasanya Rp80.000 ribu perkilogram. Menurut Atte, kenaikan harga ayam potong dan daging sapi dinilainya masih biasa karena akan datangnya Bulan Suci Ramadhan 1434.

Sementara itu Kadisperindag Kota Medan Syahrizal Arif kepada wartawan menjelaskan, Pemko Medan telah rutin menggelar pasar murah, terutama menjelang datangnya hari besar keagamaan seperti bulan puasa. Untuk menyambut bulan Ramadhan tahun ini, pihaknya akan melaksanakan pasar murah di 151 titik di Kota Medan. Rencananya, pasar murah itgu akan dibuka pada 27 Juni mendatang di Lapangan Gajah Mada, Medan.

Selain itu, lanjutnya, Disperindag juga punya program memonitor harga-harga bahan kebutuhan, termasuk harga sembako, bawang putih dan bawang merah di pasar-pasar yang ada di Kota Medan. “Monitor ini kita lakukan dalam upaya mencegah para pedagang seenaknya menaikkan harga,” jelas Syahrizal. (BS-024)

Tags
beritaTerkait
Baru Tiba di Medan, Warga Kisaran Dirampok di Pasar Petisah
Curi HP di Pasar Petisah, Lisa Siahaan Diserahkan ke Polsek Medan Baru
Pedagang Pusat Pasar Medan Tewas Diduga Dianiaya
Curi Sepeda Motor di Pasar Petisah, Susianto Diamankan Warga dan Kerabat Korban
Kunjungan DPRD Medan ke Pasar Petisah Disambut Botol Pecah
Untuk Dapat Stan, Pedagang Basement Pasar Petisah Bayar Rp9,5 Juta
komentar
beritaTerbaru
hit tracker