Sabtu, 06 Juni 2026

Djarot Hadiri Forum Silaturahmi Dai-Daiyah se-Kabupaten Deli Serdang

Kamis, 26 April 2018 22:12 WIB
Djarot Hadiri Forum Silaturahmi Dai-Daiyah se-Kabupaten Deli Serdang
BERITASUMUT.COM/BS06
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Calon Gubernur Sumatera Utara (Cagubsu) Djarot Saiful Hidayat berharap Dai dan Daiyah dapat memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, terutama dalam pesta demokrasi.Harapan itu disampaikan Djarot dalam pertemuan Forum Silaturahmi Dai-Daiyah se-Kabupaten Deli Serdang di Asrama Haji Medan, Kamis (26/4/2018).
 
Belakangan ini, menurut Djarot, ada fenomena negatif dalam demokrasi dengan munculnya fitnah dan isu SARA dalam demokrasi, termasuk dalam Pilgubsu 2018.Karena itu, pihaknya mengharapkan kalangan dai dan daiyah untuk berperan dalam memberikan pencerahan dan edukasi politik kepada masyarakat.
 
"Meski sedang menghadapi Pilkada dengan pandangan politik yang berbeda, namun diharapkan tidak dirusak dengan perilaku yang dapat memecah belah persatuan umat.Jangan gara-gara Pilkada, 'hablum minannas', hubungan antara sesama manusia menjadi rusak. Apalagi kita sebagai umat Islam. Islam itu menebarkan rahmat, bukan permusuhan," kata Djarot.
 
Cagub yang didukung PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu juga mengharapkan dai dan daiyah mampu mengajak masyarakat untuk merasa bangga dengan keberagaman.Untuk mendapatkan pemimpin yang baik, masyarakat perlu diajak untuk memilih calon pemimpin dengan mempelajari visi, program, dan pengalaman dalam pemerintahan.
 
Meski harus selalu berpegang teguh dengan agama, namun diharapkan tidak ada yang memanfaatkan agama sebagai alat politik praktis. "Agama itu sesuatu yang sangat mulia. jadi, jangan digunakan untuk politik praktis, apalagi memecah belah. Mari ajak masyarakat untuk menilai sendiri kapasitas calon, jangan ditakuti," ujar Djarot.      
 
Selain memberikan pendidikan politik, Djarot juga mengharapkan kalangan dai dan daiyah untuk mengajak masyarakat agar selalu tenang dan cerdas dalam menerima informasi yang tidak benar, bahkan fitnah yang mungkin muncul.
 
Djarot mengaku fitnah itu pernah menimpanya dengan isu yang menyebutkannya akan dijadikan Menteri Dalam Negeri jika Presiden Joko Widodo terpilih kembali pada tahun 2019.Melalui isu tersebut, seolah-olah dikesankan pencalonan Djarot Saiful Hidayat hanya untuk mengantarkan wakilnya Sihar Sitorus sebagai Gubernur Sumatera Utara.
 
Dalam pertemuan itu, Djarot menegaskan komitmennya untuk mengabdi hingga akhir periode karena dianggap sebagai 'hijrah' dalam membangun Sumatera Utara.Meski demikian, mantan Walikota Blitar itu mengharapkan masyarakat tidak perlu marah dengan pihak yang menyebarkan isu tersebut."Jadi, kalau ada yang menyebarkan fitnah dan kebencian, mari kita doakan," pungkas Djarot.(BS06)
 

Tags
beritaTerkait
 Pj Gubernur Sumut Hadiri Rapat Paripurna DPRD Penetapan Paslon Gubernur dan Wagub Terpilih Sumut Hasil Pilkada 2024
Ikuti Paripurna Pengumuman Penetapan Gubsu-Wagubsu Terpilih, Bobby Nasution: Insya Allah Amanah Ini Kami Jalankan Sebaik-baiknya
Gugatan Edy Rahmayadi soal Hasil Pilgub Sumut di MK Kandas
Anwar Usman Tak Ikut Putuskan Sengketa Pilgub Sumut Sebab Bobby Pihak Terkait
Quick Qount Pilgub Sumut: Bobby-Surya 62,88 Persen, Edi-Hasan 37,12 Persen
Madina All In, Kampanye Bobby Dihadiri Ribuan Massa
komentar
beritaTerbaru
hit tracker