Selasa, 28 Juli 2026

Desa Perjuangan Siap Berjuang untuk Eramas, Ini Pesan Nenek Berusia 100 Tahun untuk Edy

Sabtu, 14 April 2018 13:05 WIB
Desa Perjuangan Siap Berjuang untuk Eramas, Ini Pesan Nenek Berusia 100 Tahun untuk Edy
BERITASUMUT.COM/BS03
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Masyarakat Desa Perjuangan Unit I dan II Sei Balai, Batubara, mengaku siap berjuang dan mendukung pemenangan pasangan no urut 1, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) pada Pilgubsu 27 Juni 2018 mendatang. Komitmen ini disampaikan ratusan masyarakat yang menghadiri silaturahmi dengan Edy Rahmayadi di kediaman tokoh masyarakat, Herbet Nababan, Kamis (12/4/2018). 
 
Di Desa yang terdapat banyak para pesiunan dan keluarga pensiuan ABRI ini Edy beserta istri Nawal Lubis berkesempatan bersilaturahmi dan nyanyi bersama masyarakat. Sebagai mantan TNI, Edy pun merasa senang bisa hadir di tengah-tengah keluarga besarnya.  
 
"Kami sebagai purnawirawan dan anak cucu purnawirawan merasa terpanggil dengan pencalonan orangtua kami Edy Rahmayadi. Apalagi kami mendengar bahwa beliau telah difitnah. Untuk itu kami siap berjuang bersama Pak Edy mewujudkan Sumut Bermartabat. Kita disini solit memenangkan Pak Edy," tegas Herbet Nababan yang juga Ketua Relawan 100 yang juga Ketua FKPPI ini.
 
Tak hanya tokoh pemuda, tokoh agama, bentuk dukungan dan doa juga disampaikan seorang nenek yang berusia 100 tahun di Desa Perjuangan berna Husnan. Nenek yang akrab disapa warga dengan panggilan Nek Butet ini mengaku senang bisa berjumpa dengan Edy Rahmayadi. Bahkan Nek Butet tidak meninggalkan kesempatan bisa bernyanyi dengan salah satu putra terbaik dari Sumut itu."Kalau nanti terpilih jangan lupa warga di sini," pesan Nek Butet kepada Edy. 
 
Senada, tokoh agama Ramli Marpaung menyampaikan bahwa masyarkat di Desa Perjuangan yang berbagai suku dan agama siap mendukung Edy Rahmayadi menjadi Gubernur Sumut. Di tangan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah, Ramli pun berharap pembangunan di Sumatera Utara semakin baik. Termasuk juga infrastruktur jalan menunju ke Desa mereka. 
 
"Bapak Edy mungkin merasakan sendiri saat menuju ke Desa kami ini. Meskipun di samping jalan raya, tapi jalan kami masih tanah. Kalau hujan maka akan berlumpur dan sulit dilalui kenderaan. Kami hanya berharap saat Pak Edy jadi Gubernur tidak melupakan desa kami ini," ujarnya. 
 
Melihat antusiasnya warga Desa Perjuangan, Edy pun mengucapkan terimakasih. Edy pun berjanji kelak akan kembali lagi ke Desa Perjuangan. Edy juga meminta masyarakat tidak terpecah belah dengan adanya isu-isu sampah yang sengaja dimunculkan oknum-oknum tak bertangungjawab. 
 
"Kami mendengar ada Isu agama yang dihembuskan untuk memecah belah masyarakat. Mari perkuat persatuan dan kesatuan kita. Apapun agama dan suku kita, kita mari bergandengan tangan mewujudkan Sumut Bermartabat," pungkas Edy.(BS03)

Tags
beritaTerkait
Pemprov Sumut Terus Mendorong Terwujudnya Ekosistem Demokrasi yang Sehat
Lantik Bupati dan Wakil Bupati Madina, Gubernur Sumut Ingatkan Kesejahteraan Rakyat Sebagai Landasan Bekerja
Rapat Koordinasi Evaluasi Pengawasan Bersama Stakeholder Pada Pilkada Tahun 2024
Sertijab Bupati Asahan, Wagub Sumut Ajak Selaraskan Pembangunan Pemkab dan Pemprov
Ada Calon Kepala Daerah Didiskualifikasi MK, Ini Pembelaan Diri KPU di DPR
MK Putuskan Pilkada Pasaman Diulang, Cawabup Eks Napi Didiskualifikasi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker