Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Sebagai umat beragama calon Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengingatkan agar masyarakat Sumut tidak terpecah belah hanya karena pesta demokrasi pemilihan Gubernur Provinsi Sumut pada 27 Juni 2018 mendatang.Saat ini Sumut memerlukan kebersamaan agar Provinsi Sumut benar menjadi 'Surga Kecil' bagi rakyat Sumatera Utara.
Hal itu dikatakan Edy saat bersilaturahmi dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tim relawan Eramas serta Partai Koalisi Pemenangan Eramas di Kabupaten Simalungun, Kamis (28/03/2018) kemarin.
Dikatakan Edy, bahwa sebagai putra Sumut dirinya merasa terpanggil untuk membangun Sumut yang menurutnya sudah jauh tertinggal dengan Provinsi lain di Indonesia yang secara potensi sumberdaya alam jauh di bawah Sumut.
"Bapak, ibu, saudara-saudaraku sekalian. Saya ini bukan mau cari pekerjaan mau jadi Gubernur ini. Dua tahun lagi seharusnya saya pensiun. Dan jabatan saya dua bulan lalu Pangkostrad, tiga bintang di pundak saya ini. Kekuasaan saya dari Sabang sampai Merauke. Tapi saya tanggalkan semua itu demi kampung besar saya ini. Saya sedih melihat kampung saya ini terus tertinggal. Dan saya tak mau Sumut ini kembali dinahkodai oleh orang yang tak benar, "ujar Edy dengan mata berkaca-kaca.
Sebagai umat beragama, Edy pun meminta agar masyarakat menghadirkan Tuhan dalam setiap aktifitasnya. Termasuk juga saat menentukan seorang pemimpin di Sumut ini. Karena segala keputusan yang dilandasi keihkhlasan dan campur tangan Tuhan didalamnya maka hasilnya akan baik.
"Saya tak ingin memaksakan bapak ibu yang hadir ini nanti akan memilih saya. Tapi carilah pemimpin yang benar-benar memiliki komitmen yang tinggi untuk mensejahterakan masyarakatnya. Jangan gadaikan iman bapak ibu sekalian hanya karena rupiah atau janji-janji manis. Jika bimbang, hadirkan Tuhan. Yang muslim silahkan istiqarah, yang kristen silahkan berdoa minta petunjuk. Jangan sampai kita salah lagi memilih pemimpin. Pikirkan nasib anak cucu keturunan kita kelak," pungkas Edy.(BS03)
Tags
beritaTerkait
komentar