Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Calon Gubernur Sumatera Utara (Cagubsu) Djarot Saiful Hidayat bersilaturahmi di Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Darul Ikhlas Haji Abdul Manap Siregar di Kota Padang Sidempuan, Selasa (6/3/2018) sore.
Djarot disambut meriah keluarga besar Ponpes Alm. Abdul Manap Siregar, para santri dan masyarakat di sekitar ponpes. Atraksi bela diri pencak silat pun disuguhkan menyambut kedatangan Calon Gubernur Sumut bernomor urut 2 tersebut.
Di hadapan para santri, Djarot bercerita kebiasaan masa kecilnya. Ketika masih kanak-kanak, Djarot mengaku ada kewajiban yang harus dikerjakannya setiap pagi. "Di kampung, bapak itu dahulu setiap pagi harus memberi makan lele dan memberi makan ayam," cetusnya.
Hal ini menjadi motivasi dirinya dan berpesan kepada para santri harus rajin menuntut ilmu dan bercita-cita yang tinggi. "Dengan menuntut ilmu di pesantren ini, kita mesti menjadi orang sukses yang takut kepada Allah SWT," tutur Djarot.
Masalah pendidikan, kata Djarot, harus benar-benar diperhatikan. "Kita tidak ingin generasi penerus bangsa ini miskin ilmu pengetahuan, teknologi dan ilmu agama," jelas Djarot.
Di hari yang sama, Djarot berkunjung ke Pasar Batangtoru guna berbelanja sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat yang ada di sana.
Kehadiran Djarot sontak membuat para pembeli maupun pedagang heboh. Mereka bertanya-tanya siapa sosok Djarot. Tapi sebagian yang sudah mengenali sosok Djarot langsung mengejar Djarot dan berebut menyalaminya.
Bahkan, seorang nenek yang sangat mengidolakan sosok Djarot langsung memeluk Djarot. Melihat sosok nenek sederhana itu, Djarot menyambut hangat sang nenek. Mereka pun saling merangkul erat.Saat berangkulan, nenek itu berbisik agar Djarot Saiful Hidayat tetap rendah hati, bersahaja dan semoga menjadi pemimpin yang amanah.Mendengar pesan nenek itu, Djarot pun mengangguk.“Terima kasih doanya Nek,” ungkap Djarot.
Pada kesempatan itu, selain berbelanja buah sauh dan salak, Djarot juga membeli kue talam, kuliner khas Tapanuli Selatan. “Enak... enak,” puji Djarot.
Djarot pun berkomitmen akan membangun pasar rakyat seutuhnya jika diamanahkan rakyat untuk memimpin Sumut periode akan datang. "Bangun pasar tradisional yang sejuk, tertata rapi, tidak becek. Sebab pasar merupakan pusat perekonomian masyarakat," pungkas Djarot.(BS03)
Tags
beritaTerkait
komentar