Kamis, 07 Mei 2026

Gaji Tak Wajar, Guru Honor Al Washliyah Mengadu ke Djarot-Sihar

Jumat, 16 Februari 2018 08:15 WIB
Gaji Tak Wajar, Guru Honor Al Washliyah Mengadu ke Djarot-Sihar
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Sejumlah guru honorer yang bertugas di Kecamatan Galang, Sumatera Utara (Sumut) mengadu kepada pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, Djarot-Sihar. Mereka menyampaikan keluhan mereka tentang gaji guru honor yang sangat jauh dari angka wajar. 
 
Pengaduan tersebut disampaikan Awaluddin perwakilan Guru honorer di Al Washliyah, Galang. Pria yang menemui pasangan nomor urut 2 tersebut bersama rekannya mengatakan bahwa selama ini perhatian Pemerintah Daerah sangat minim. Karena status mereka sebagai guru honorer di bawah Kementerian Agama. Padahal mereka mengabdi sebagai guru honorer untuk mendidik anak-anak di daerah Sumut. 
 
"Angka gaji kami itu sangat kecil sehingga kami berharap kelak apabila Djarot-Sihar terpilih mereka memikirkan nasib kami. Mungkin nanti kami bisa dibantu dari APBD Provinsi," terangnya, Kamis (15/02/2018).
 
Awaluddin mengaku bahwa dia sudah mengajar sejak tahun 1996. Namun sampai saat ini mereka belum mendapat jaminan kesejahteraan yang baik. Seandainya ada dukungan dana dari Provinsi, Awaluddin mengaku akan sangat terbantu. Sebab mereka juga harus menghidupi anak istri. "Di sisi lain kami punya tanggung jawab moral untuk mendidik anak. Karena itu kami berharap kami mendapat dukungan," katanya.
 
Menanggapi hal tersebut, Sihar mengatakan bahwa keluhan yang disampaikan oleh para guru Honorer tersebut sangat wajar. Karena umumnya guru honorer hanya di upah ratusan ribu saja. Sementara kebutuhan hidup sangat tinggi. Bagi pasangan yang akrab di sapa Djoss tersebut menjelaskan bahwa mereka akan memperjuangkan nasib para guru tersebut. Pasalnya komitmen mereka dalam membangun Sumut agar rakyat tidak bodoh, tidak lapar dan tidak sakit.
 
"Gimana rakyat pintar kalau gurunya tersiksa. Jadi ini akan kita perjuangkan bersama. Karena dasar dari pendidikan ada pada guru yang menerapkan ilmu. Jika guru mengabdikan diri, maka kita harus menghargai pengabdian itu," ujar Sihar.(BS03)

Tags
beritaTerkait
Pemprov Sumut Terus Mendorong Terwujudnya Ekosistem Demokrasi yang Sehat
Lantik Bupati dan Wakil Bupati Madina, Gubernur Sumut Ingatkan Kesejahteraan Rakyat Sebagai Landasan Bekerja
Rapat Koordinasi Evaluasi Pengawasan Bersama Stakeholder Pada Pilkada Tahun 2024
Sertijab Bupati Asahan, Wagub Sumut Ajak Selaraskan Pembangunan Pemkab dan Pemprov
Ada Calon Kepala Daerah Didiskualifikasi MK, Ini Pembelaan Diri KPU di DPR
MK Putuskan Pilkada Pasaman Diulang, Cawabup Eks Napi Didiskualifikasi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker