Minggu, 19 April 2026

Gubernur Edy Rahmayadi Terima Anugerah Meritokrasi dari KASN

Selasa, 07 Desember 2021 19:00 WIB
Gubernur Edy Rahmayadi Terima Anugerah Meritokrasi dari KASN
BERITASUMUT.COM/BS03
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mendapat Anugerah Meritokrasi kategori baik dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait penerapan sistem Merit bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Piagam penghargaan tersebut diterima langsung Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di Hotel Westin, Kota Surabaya, Selasa (07/12/2021).

Gubernur Edy Rahmayadi mengapresiasi berbagai pihak terkait atas capaian penghargaan tersebut. Namun menurutnya, penghargaan tersebut jangan sampai membuat Pemprov Sumut cepat merasa bangga, lalu lupa diri. Prestasi yang saat ini diterima, harus ditingkatkan lagi dan tetap konsisten memberikan yang terbaik bagi masyarakat Sumut. "Alhamdulillah, Sumut dapat penghargaan, namun kita tidak boleh cepat puas. Ke depan kita harus meningkatkan prestasi, agar pelayanan ASN naik kelas, sehingga masyarakat kita merasakan pelayanan prima dari ASN," ungkapnya.

Prestasi ini, lanjut Edy, merupakan bukti bahwa Pemprov Sumut menerapkan kebijakan dan manajemen ASN berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil, tanpa membedakan latar belakang politik, warna kulit dan agama. Hingga menghasilkan organisasi berkinerja tinggi. Edy berharap, KASN terus memantau Pemprov Sumut dalam menjalankan sistem Merit, jika ada yang salah jangan segan-segan untuk memberi teguran. Edy yakin, jika sistem Merit berjalan dengan baik, Indonesia akan menjadi negara yang maju karena orang-orang yang berkualitas dan berintegritas yang menjalankan pemerintahan.

Baca Juga:

Baca Juga : Gubernur dan Ketua KASN Teken Komitmen Gerakan Membangun Sistem Merit di Pemprov Sumut

Sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin dalam sambutannya secara virtual memberikan penghargaan dan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah menerapkan sistem Merit. "Saya berharap sistem Merit ini mampu mempercepat transformasi ASN, untuk mencapai reformasi birokrasi. Penyerahan Anugerah ini juga bentuk nyata atas konsistensi pemerintah dalam pengawasan sistem Merit di instansi pemerintah," ungkap Wapres Ma'ruf Amin

Baca Juga:

[br] Saat ini, kata Wapres, ada sekitar 4,1 juta ASN yang tersebar di seluruh daerah. Ia mengingatkan kepada seluruh ASN yang masih aktif untuk menjalankan fungsi pelaksana kebijakan publik, pelayanan publik dan menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Untuk mencapai fungsi tersebut, lanjut Wapres, instansi pemerintah menerapkan sistem Merit secara konsiten, karena sistem tersebut berbasis pada transparansi dan obyektivitas serta mengedepakan prestasi.

Ketua KASN Agus Pramusinto menjelaskan, penghargaan ini diberikan kepada instansi pemerintah, bentuk apresiasi dan motivasi kepada instasi yang belum baik menerapkan sistem Merit. "Yang belum baik menerapkan, ayo terapkan sistem Merit secara baik karena kita sangat membutuhkan sistem Merit, sehingga para ASN benar-benar netral, berkompeten, profesional dan berintegritas. Sehingga kita memiliki birokrasi kelas dunia," ujarnya.

Dia menambahkan, penghargaan diberikan berdasarkan atas penilaian delapan aspek, yaitu perencanaan kebutuhan pegawai, pengadaan, pembinaan karir dan peningkatan kompetensi, mutasi, rotasi dan promosi, pengelolaan kinerja, penggajian, penghargaan dan disiplin, perlindungan serta sistem pendukung. (BS03)

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Sejarah, Pemanasan Piala Dunia U-17 Digelar di Sumut, Bobby Nasution: Pembuktian Sumut Bisa Gelar Laga Internasional
Serahkan LKPD Tahun 2024 ke BPK, Gubernur Sumut Targetkan Raih WTP ke-11
Gubernur Sumut Luncurkan Mudik Gratis Lebaran Bagi Mahasiswa di Luar Sumatera
Wagub Sumut Ikuti Rakor Kesiapan Pengangkatan CASN 2024 Dipimpin Mendagri
Presiden Prabowo Luncurkan Mekanisme Baru, Tunjangan Guru ASN Daerah Kini Lebih Cepat dan Transparan
Tinjau Jembatan Ambruk di Nias Barat, Gubernur Sumut Pastikan Dibangun Tahun Ini
komentar
beritaTerbaru
hit tracker