KADIN Sumut: Kelangkaan BBM Ancam Iklim Usaha dan Stabilitas Ekonomi Daerah
beritasumut.com Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara menyoroti kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah w
Ekonomi
beritasumut.com - Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga mendukung penuh pelaksanaan program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang diluncurkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia. Program ini bertujuan mempercepat penurunan angka stunting melalui gerakan bantuan dan kepedulian dari berbagai pihak terhadap keluarga berisiko stunting.
Dalam rangka mendukung implementasi program ini, Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Kegiatan Fasilitasi Pertemuan Koordinasi Teknis Program Tingkat Kabupaten/Kota untuk advokasi dan promosi calon orang tua asuh di Kota Sibolga. Kegiatan ini berlangsung di Aula Nusantara I Kantor Wali Kota Sibolga, Jumat (20/12/2024).
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumbantobing, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Sibolga. Hadir pula perwakilan BKKBN Sumut, Ketua Tim Pelatihan dan Peningkatan Kompetensi Syamsu Rizal Lubis, Sekda Kota Sibolga Drs. Juneidi Tanjung, M.Pd., serta sejumlah pejabat daerah lainnya, seperti Kadis PPKB, Kadis PUPR, Kadis PMK, PP & PA, dan pimpinan OPD terkait, termasuk perwakilan Bank Sumut Sibolga dan Baznas Kota Sibolga.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyatakan bahwa Program GENTING merupakan langkah nyata dalam mengatasi stunting melalui keterlibatan berbagai pihak sebagai orang tua asuh. “Gerakan orang tua asuh anak stunting menjadi salah satu terobosan penting dalam upaya menurunkan angka stunting di Kota Sibolga,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah, BUMD, swasta, komunitas, akademisi, dan media, untuk berkolaborasi dalam menyukseskan program ini. Sasaran utama program GENTING meliputi ibu hamil, ibu menyusui, baduta (bayi di bawah dua tahun), serta balita dari keluarga berisiko stunting. “Di Kota Sibolga, terdapat 697 target sasaran yang diharapkan mendapat manfaat dari program ini,” tambahnya.
[br] Sementara itu, Kepala Dinas PPKB Kota Sibolga menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh pimpinan OPD, APDESI, IPeKB, serta mitra kerja dari berbagai instansi vertikal dan perusahaan. Mereka diharapkan dapat menjadi calon orang tua asuh dalam program GENTING.
Sebagai bentuk komitmen nyata, kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan Surat Pernyataan Komitmen untuk menjadi Orang Tua Asuh (OTA) dari OPD dan instansi vertikal di Kota Sibolga kepada BKKBN Provinsi Sumatera Utara.
Pemko Sibolga optimistis bahwa kolaborasi lintas sektor ini akan membawa hasil signifikan dalam mempercepat penurunan angka stunting di wilayahnya.(BS08)
beritasumut.com Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara menyoroti kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah w
Ekonomi
Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Rabu (8/7/2026) sore menggerebek sarang narkoba di kawasan Sei Mencirim, Kabupaten Deli Serdang, yang t
Berita
Diduga PT Verena Multifinance dan Pan Pacifik Insurance Sabah mengabaikan dua kali annmaning (teguran) dari Pengadilan Negeri Medan terkait
Peristiwa
Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Sabtu (4/7/2026) pagi kembali membongkar upaya peredaran narkotika yang dikemas dalam vape, atau yang
Peristiwa
CitraLand Tanjung Morawa kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui Program Bedah Rumah bagi masyarakat di s
Berita
beritasumut.comKomandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Serti
Peristiwa
Putri Saraswati Dewi memohon dan berharap pihak Polrestabes Medan membebaskan suaminya (Roberto) yang saat ini masih ditahan. Ia menyatakan
Peristiwa
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara resmi menjalin kerja sama dengan Mogilev Branch of the Belarusian Chamber o
Ekonomi
beritasumut.comTransisi energi bukan sekedar peralihan dari sumber energi fosil menjadi ramah lingkungan. Sistemnya harus berkelanjutan dan
Peristiwa
puluhan massa yang tergabung dalam Forum Keadilan Sosial Rakyat Indonesia (FRAKSI) menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Markas Kepolisia
Peristiwa