Rabu, 15 April 2026

Pj Bupati Langkat Paparkan RDTR Perkotaan Tanjung Pura, Wujudkan Kawasan Bersejarah Yang Berwawasan Lingkungan

Sabtu, 31 Agustus 2024 15:00 WIB
Pj Bupati Langkat Paparkan RDTR Perkotaan Tanjung Pura, Wujudkan Kawasan Bersejarah Yang Berwawasan Lingkungan
beritasumut.com/BS12
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Penjabat (Pj) Bupati Langkat HM Faisal Hasrimy AP MAP, memaparkan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Tanjung Pura dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor yang berlangsung di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Jakarta Selatan, (28/08/2024).

Acara yang dihadiri oleh perwakilan dari berbagai pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia ini, dibuka oleh Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia, Dwi Hariyawan S.

Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang Nomor 11 Tahun 2021, yang mengatur tata cara penyusunan, peninjauan kembali, revisi, dan penerbitan persetujuan substansi rencana tata ruang wilayah provinsi, kabupaten/kota, serta rencana detail tata ruang. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Direktorat Jenderal Tata Ruang mengundang beberapa kepala daerah untuk memaparkan RDTR daerah mereka, termasuk Pj Bupati Langkat yang membawa usulan penting terkait masa depan Kabupaten Langkat.

Dalam pemaparannya, Faisal Hasrimy menjelaskan bahwa Kabupaten Langkat, yang terletak di Provinsi Sumatera Utara, memiliki luas wilayah 626.329 hektare dan terdiri atas 23 kecamatan dengan 240 desa serta 37 kelurahan. Jumlah penduduk Kabupaten Langkat mencapai 1.066.711 jiwa dengan kepadatan penduduk 170 jiwa per kilometer persegi pada tahun 2023.

Fokus utama dalam presentasi ini adalah RDTR Kawasan Perkotaan Tanjung Pura yang mencakup 1 kelurahan dan 6 desa: Kelurahan Pekan Tanjung Pura, Desa Lalang, Desa Pekubuan, Desa Paya Perupuk, Desa Pematang Tengah, Desa Teluk Bakung, dan Desa Serapuh Asli. Dari keseluruhan wilayah ini, delineasi Kawasan Perkotaan Tanjung Pura hanya mencakup sebagian dengan total luas 1.398,24 hektare.

[br] Faisal Hasrimy menekankan pentingnya penataan ruang yang seimbang antara fungsi lindung dan budi daya. Peta rencana pola ruang di kawasan ini mencakup berbagai zona seperti Zona Perlindungan Setempat (PS), Ruang Terbuka Hijau (RTH), Cagar Budaya (CB), Badan Air (BA), Pertanian (P), Perumahan (R), Sarana Pelayanan Umum (SPU), Campuran (C), Perdagangan dan Jasa (K), Perkantoran (KT), Transportasi (TR), Pertahanan dan Keamanan (HK), Peruntukkan Lainnya (PL), dan Badan Jalan (BJ).

“Tujuan Penataan Ruang Kawasan Perkotaan Tanjung Pura adalah mewujudkan kawasan ini sebagai kota sejarah, perdagangan, serta pemukiman yang maju, sejahtera, dan berwawasan lingkungan,” ungkap Faisal Hasrimy dalam paparannya.

Paparan RDTR ini menunjukkan komitmen Kabupaten Langkat di bawah kepemimpinan Faisal Hasrimy dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan yang tetap menghormati nilai-nilai sejarah dan lingkungan, sekaligus memastikan kesejahteraan bagi masyarakat Tanjung Pura. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya yang lebih luas untuk menyelaraskan perencanaan tata ruang dengan kebutuhan pembangunan daerah, sesuai dengan regulasi nasional yang berlaku.(BS12)

Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
Walikota Berharap Pematang Siantar jadi Kota Pelajar, Kota Wisata dan Kota Rekreasi
Pemkab Deli Serdang Laksanakan Konsultasi Publik Penyusunan RDTR
Sebanyak 165 Pejabat di Sumut Ikuti Rapat Validitasi Data Wilayah
Bappeda Palas Gelar Rapat Pendekatan Dalam Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Sibuhuan
Jangan Lagi Terdengar Istilah Ketok Manis
RDTRK Harus Jadi Landasan Perencanaan Pembangunan Kota Medan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker