Sabtu, 06 Juni 2026

Asisten Administrasi Umum Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah XXVII Tahun 2024 Pemkab Langkat

Jumat, 26 April 2024 16:00 WIB
Asisten Administrasi Umum Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah XXVII Tahun 2024 Pemkab Langkat
beritasumut.com/BS12
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Pj Bupati Langkat HM Faisal Hasrimy AP MAP yang diwakilkan oleh Asisten Adm Umum Musti SE MSi menjadi Pembina Upacara Hari Otonomi Daerah (Otoda) XXVIIl Tahun 2024 di Jajaran Pemerintah Kabupaten Langkat bertempat di Halaman Kantor Bupati Langkat, Kamis (25/04/2024).

Arahan Menteri Dalam Negeri yang di bacakan oleh Asisten Adm Umum Musti SE MSi pada peringatan hari otonomi daerah yang Ke-28 pada tanggal 25 April 2024 yang mengusung tema : "Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan Yang Sehat".

"Tema hari otonomi daerah ke-28 ini dipilih untuk memperkokoh komitmen tanggung jawab dan kesadaran seluruh jajaran pemerintah daerah, akan amanah serta tugas untuk membangun berkelanjutan dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup di tingkat lokal, serta mempromosikan model ekonomi yang ramah lingkungan untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang," ucapnya.

Otonomi daerah merupakan hak wewenang dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintah dan kepentingan masyarakat setempat, dalam sistem negara kesatuan Republik Indonesia sebagaimana diatur dalam undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah dengan filosofi otonomi daerah dilandaskan pada prinsip-prinsip dasar yang tertuang dalam pasal 18 undang-undang dasar 1945

Otonomi daerah dirancang untuk mencapai 2 tujuan utama termasuk diantaranya tujuan yaitu: "Kesejahteraan dan tujuan demokrasi diarahkan untuk memberikan pelayanan publik bagi masyarakat secara efektif efisien dan ekonomi melalui berbagai inovasi kebijakan pemerintah yang menekankan kepada ke khasan daerah yang bersangkutan (Endogenous Development) serta pemanfaatan potensi sumber daya alam yang bijak dan berkelanjutan (Sustainable).

Setelah 28 tahun berlalu otonomi daerah telah memberikan dampak positif berupa meningkatnya angka indeks pembangunan manusia IPM bertambahnya pendapatan asli daerah PAD dan kemampuan fiskal daerah kepada daerah-daerah otonomi baru yang telah berhasil meningkatkan PAD dan kemampuan fiskalnya.

"Peningkatan tersebut diharapkan agar dimanfaatkan untuk program-program pembangunan dan kesejahteraan rakyat sehingga dapat meningkatkan angka IPM menurunkan angka kemiskinan meningkatkan konektivitas serta akses infrastruktur yang baik dan lain-lain," katanya.

Kepada daerah yang kemampuan PAD dan fiskalnya baik tetapi IPM-nya masih rendah angka kemiskinan masih cukup tinggi dan akses infrastruktur belum baik perlu kiranya melakukan evaluasi untuk memastikan bahwa penyusunan program dan kegiatan dalam APBD agar tetap tepat sasaran efektif serta efisien

"Saya juga mengimbau bagi daerah yang masih rendah PAD-nya agar melakukan terobosan dan inovasi untuk menggali berbagai potensi yang dapat memberikan nilai tambah serta peningkatan bagi pad tanpa melanggar hukum dan norma yang ada serta tidak memberatkan rakyat," lanjutnya.

Bertindak sebagai perwira upacara Kabag Prokopim Winnanda Akbar SSTP, Pemimpin upacara Camat Pangkalan Susu Agung Tritantiyo SSTP MAP.(BS12)

Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
Kepala Bapperida Papua Tengah: Revisi UU Pemda Bisa Beriringan dengan Otsus
Ikuti Upacara Hari Otda di Surabaya, Pj Gubernur Sumut: Momentum Tingkatkan Semangat Pengembangan Potensi Daerah
Peringati Hari Otonomi Daerah, Sekdaprov Sumut Harap Pemaksimalan Pengelolaan Ekonomi Hijau
Peringatan Hari Otda ke-28 Perkokoh Komitmen Keberlanjutan Pengelolaan SDA dan Lingkungan Hidup
Pj Sekdaprov Sumut Apresiasi Peluncuran Aplikasi SI LPPD Versi 1.1 dan Kovi Otda
Puncak Peringatan Hari OTDA ke XXV, Pemko Medan Ikuti secara Virtual
komentar
beritaTerbaru
hit tracker