Guntur Sahputra Kembali Pimpin PAC Pemuda Pancasila Medan Denai Secara Aklamasi
Guntur Sahputra kembali dipercaya memimpin PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Denai setelah terpilih secara aklamasi dalam Rapat Pemilihan
Peristiwa
beritasumut.com -Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengingatkan saat ini Sumut berada di peringkat dua masalah hukum terbanyak. Karena itu, ia mengingatkan kepada kepala daerah kabupaten/kota di Sumut untuk menekan permsalahan hukum tersebut.
"Jangan buat malu lagi Sumatera Utara. Jangan memperkaya diri, jangan mau menerima suap," tegas Edy Rahmayadi, saat pelantikan Kepala Daerah di Sumut, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Senin (26/04/2021).
Menurut Edy, ada tiga persoalan dalam masalah hukum ini. Yang pertama, kata dia, jangan memperkaya orang lain dengan menyogok. Yang kedua, jangan memperkaya diri dengan mengambil suap atau meminta apapun yang bukan hak. Ketiga jangan merugikan uang negara. "Selain itu, silahkan anda lakukan, salah bisa dianulir, salah bisa dibenarkan," ujar Gubernur Sumut.
Kepala Daerah yang dilantik meliputi Kabupaten Samosir, Kabupaten Karo, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias Barat, dan Kota Gunung Sitoli. Ditambah satu pelantikan Wakil Walikota Binjai menjadi Walikota Binjai.
Dia meminta agar semua kepala daerah yang dilantik ikut melaksanakan hal itu. Edy mengatakan permasalahan yang ada di Sumut harus dilakukan secara bersama-sama.
Edy juga meminta istri dari setiap kepala daerah juga ikut mengingatkan para suaminya. Dia mengingatkan para istri agar tidak banyak meminta kepada suaminya.
Baca Juga : 40 Pasangan Kepala Daerah Dilantik Hari Ini, Ada Sahrul Gunawan
"Ibu-ibunya jangan ganggu bapaknya yang tidak benar. Jaga baik-baik bapaknya. Kalau ibu Cory, berarti bapaknya yang menjaga," tuturnya.
[br] Dia mengingatkan kepada kepala daerah yang dilantik untuk loyal kepada dirinya sebagai gubernur. Edy mengatakan dirinya sebagai gubernur juga loyal kepada Presiden.
"Loyalitas, esprit de corps, dan bisa kerja sama. Anda tak ada cerita tak loyal sama Gubernur. Gubernur tak ada cerita tak loyal kepada Presiden karena semua itu sudah diatur," jelas Edy.
Dia mencontohkan hal ini dengan visi misi wali kota maupun bupati yang dia lantik harus sesuai dengan visi misi dirinya sebagai gubernur. Edy menyebut visi misi para kepala daerah ini nantinya bakal dicek apakah sudah sesuai dengan visi misi dirinya.
"Contoh, begitu saya lantik ini, anda akan menyusun visi misi anda yang selama anda menjadi calon. Kalian paparkan, sesuaikan dalam RPJMD dan jadikan itu bahan. Waktunya enam bulan harus anda tata dan laporkan ke Sekda (Provinsi Sumut) untuk dikaji, cocokkah," paparnya.(BS03)
Baca Juga:
Guntur Sahputra kembali dipercaya memimpin PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Denai setelah terpilih secara aklamasi dalam Rapat Pemilihan
Peristiwa
beritasumut.com Perjuangan hukum yang dilakukan Pengacara PT Belawan Indah (PT BI), Dr Darmawan Yusuf, S.H., S.E., M.Pd., M.H., Pimpinan La
Peristiwa
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maru
Peristiwa
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menginformasikan bahwa pendaftaran peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan II Batch
Peristiwa
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Dr. Akhm
Peristiwa
beritasumut.com Teknologi rumah pintar berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di Kota Medan semakin banyak. PT LG Ele
Tekno
Kabar kehilangan dokumen penting datang dari seorang pemuda asal Medan, Heri Kurniawan Panjaitan. Dokumen Transkrip Nilai Strata Satu (S1) m
Peristiwa
beritasumut.com Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara menyoroti kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah w
Ekonomi
Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Rabu (8/7/2026) sore menggerebek sarang narkoba di kawasan Sei Mencirim, Kabupaten Deli Serdang, yang t
Berita
Diduga PT Verena Multifinance dan Pan Pacifik Insurance Sabah mengabaikan dua kali annmaning (teguran) dari Pengadilan Negeri Medan terkait
Peristiwa