Jumat, 14 Agustus 2026

Penyediaan Infrastruktur Dasar Tahapan Awal Pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan

Senin, 05 Agustus 2019 22:30 WIB
Penyediaan Infrastruktur Dasar Tahapan Awal Pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Penyediaan infrastruktur dasar seperti jalan, sumber daya air dan perumahan menjadi tahapan awal dalam pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan kajian pembangunan infrastruktur yang lebih detail masih menunggu penetapan lokasi Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan.
 
“Presiden Joko Widodo telah memutuskan pemindahan Ibu Kota Negara. Pembangunan Ibu Kota Baru juga memerlukan persetujuan DPR dan akan diatur dalam Undang-Undang, Kami telah melakukan kajian beberapa alternatif lokasi di Kalimantan. Nanti apabila pertengahan Agustus 2019 ini diputuskan, maka detail desainnya akan kita buat dan mulai tahun 2020 mudah-mudahan kita bisa memulai pekerjaan fisiknya,” kata Menteri Basuki dilansir dari laman pu.go.id, Senin (05/08/2019).
 
Menteri Basuki mengatakan perintah Presiden Joko Widodo agar pembangunan infrastruktur dasar dapat selesai dalam empat tahun. Dalam pembangunan IKN baru, Pemerintah akan mengacu pada kelestarian lingkungan, sesuai konsep city in the forest.“Ini tentunya akan menjadi perhatian dunia karena kita akan bangun IKN di Kalimantan, tetapi kita pastikan akan membangun smart and forest city. Kita tidak akan merusak heart of Borneo,” kata Menteri Basuki.
 
Menurut Menteri Basuki terdapat tiga hal penting yang harus diperhatikan dalam mendesain dan membangun IKN baru. Pertama, IKN baru harus mencerminkan identitas bangsa, yang diterjemahkan dalam urban design secara filosofis dari pilar-pilar kebangsaan yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945.
 
Kedua, IKN baru harus menunjukkan keberlanjutan kehidupan aspek sosial, ekonomi dan lingkungan. Karena itu, konsep pembangunan IKN baru meminimalisir intervensi terhadap alam, mengintegrasikan ruang-ruang hijau serta biru dan mempertahankan keberadaan hutan Kalimantan atau City in the Forest. Ketiga, IKN merupakan kota yang cerdas dan modern berstandar internasional. IKN baru menjadi kota yang compact, mengandalkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mencapai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).
 
Dalam pembangunan IKN antara lain harus memperhatikan penataan bangunan dan lingkungan yang compact dan inklusif, moda transportasi publik yang terintegrasi, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan produktivitas kerja, dan kolaborasi antara arsitektur modern dengan kearifan lokal.(BS09)

Tags
beritaTerkait
Silaturahmi Presiden dengan Rektor, Sinergi Pemerintah dan Pendidikan Tinggi untuk Masa Depan Bangsa
KPK: Mobil dari Erdogan untuk Prabowo Pemberian Kenegaraan, Tak Perlu Lapor
Perayaan 75 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia-Turkiye Perkuat Kemitraan Strategis
Presiden Prabowo Sambut Presiden Erdogan dalam Upacara Kenegaraan di Istana Bogor
Perbasi Jakarta Bakal Gelar Liga Bola Basket Putri
Selvi Gibran Beli Hasil Kerajinan Tangan Terbaik Perajin Medan di The Jakarta Inacraft 2025
komentar
beritaTerbaru
hit tracker