Kamis, 04 Juni 2026

Rekam Jejak Buruk, Gubernur Diminta Coret Sarmadan dari Bursa Calon Sekda

Rabu, 04 April 2018 16:30 WIB
Rekam Jejak Buruk, Gubernur Diminta Coret Sarmadan dari Bursa Calon Sekda
BERITASUMUT.COM/BS07
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara, DR H Tengku Erry Nuradi MSi, diminta mencoret nama Sarmadan Hasibuan sebagai kandidat calon Sekretaris Daerah (Sekda). Pasalnya, Sarmadan dituding memiliki rekam jejak yang tidak baik, khususnya masalah korupsi. Hal ini disampaikan Ali Ramadhan Harahap, Kordinator Gerakan Rakyat Berantas Korupsi saat melakukan aksi damai, di depan gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (04/04/2018).
 
Berdasarkan catatannya, Ali menyebut ada banyak dosa yang pernah dilakukan oleh Sarmadan seperti pungutan cukai rokok sebesar Rp14 Miliar. "Pungutan pajak rokok sudah diatur sesuai UU No 8/2009. Patut diduga uang pajak itu dijadikan ajang bagi-bagi upeti dalam upaya mempertahankan jabatannya," teriak Ali melalui pengeras suara.
 
Belum lagi, kata dia, perihal penggunaan anggaran subsidi  pajak BBM senilai Rp4 Miliar setiap tahunnya yang diduga kuat tidak transparan. Ali juga meminta agar Kejati Sumut membuka kembali kasus korupsi PSKPS (Persatuan Sepakbola Kota Padang Sidempuan). "Saat itu Sarmadan ikut mengambil keputusan strategis dalam proses penggunaan anggaran sebesar Rp3,2 Miliar. Wakil Manajer I dan Bendahara sudah diadili atas kasus tersebut, kenapa Sarmadan tidak tersentuh," katanya penuh curiga.
 
"Kami tidak ingin Sumut punya sekda yang nantinya berpotensi berurusan dengan penegak hukum. Kalau 3x24 Jam tuntutan kami tidak dipenuhi, maka akan ada aksi yang lebih besar lagi," pungkasnya.
 
Aspirasi ini ditemrima oleh Anggota DPRD Sumut, Sutrisno Pangaribuan. Dia menyebut tuntutan atau aspirasi tersebut lebih kepada persoalan hukum. Dia mengatakan, ada instansi yang secara khusus menanganinya yakni Kepolisian, Kejaksaan, bahkan KPK. "Kalau urusan hukum ada yang menanganinya, semoga mereka mendengar semua tuntutan teman-teman," ucap Sutrisno.
 
Mengenai nama Sarmadan yang masuk kedalam bursa calon Sekda, Sutrisno menyebut keputusan akhir berada ditangan Presiden. "Presiden akan bijak dan arif dalam menentukan sikap. Tentu rekam jejak akan dipertimbangkan, semoga tuntutan serta aspirasi teman-teman bisa sampai ke Presiden," tuturnya. (BS07)

Tags
beritaTerkait
Gubernur Sumut Akan Kuliahkan Kakak Beradik Yatim Piatu di Nias, Hingga Tamat
Hadiri Governansi Insight Forum OJK, Pj Gubernur Pamit ke Komunitas Jasa Keuangan dan Perbankan Sumut
 Pj Gubernur Sumut Hadiri Rapat Paripurna DPRD Penetapan Paslon Gubernur dan Wagub Terpilih Sumut Hasil Pilkada 2024
Ikuti Paripurna Pengumuman Penetapan Gubsu-Wagubsu Terpilih, Bobby Nasution: Insya Allah Amanah Ini Kami Jalankan Sebaik-baiknya
Gugatan Edy Rahmayadi soal Hasil Pilgub Sumut di MK Kandas
Anwar Usman Tak Ikut Putuskan Sengketa Pilgub Sumut Sebab Bobby Pihak Terkait
komentar
beritaTerbaru
hit tracker