Kamis, 01 Oktober 2026

BNPB dan Singapura Lakukan Kerjasama dalam Penanggulangan Bencana

Sabtu, 09 September 2017 04:30 WIB
BNPB dan Singapura Lakukan Kerjasama dalam Penanggulangan Bencana
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Agenda kunjungan Presiden RI, Joko Widodo ke Singapura menghasilkan beberapa kesepakatan kerjasama, antara lain penanggulangan bencana dan pendidikan. Kepala BNPB, Willem Rampangilei melakukan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama pengelolaan risiko bencana dengan Komisioner Pasukan Pertahanan Sipil Singapura, Eric Yap, yang disaksikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri (PM) Singapura, Lee Hsien Loong di The Istana, Kantor Resmi PM Singapura, Kamis (07/09/2017) kemarin. 
 
Pertemuan bilateral itu dilakukan di lantai 2 The Istana, usai Presiden Jokowi yang tiba sekitar pukul 10.30 waktu setempat dan disambut langsung PM Hsien Loong, mengisi buku tamu, yang dilanjutkan dengan berfoto bersama, di antara keduanya.
 
Kesepakatan kerjasama lainnya selain kebencanaan, adalah mengenai kesepakatan dalam bidang pendidikan, yang dicapai dalam pertemuan delegasi kedua negara dalam kesempatan itu adalah kerja sama pendidikan dan pelatihan vokasional antara Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menteri Pendidikan (Pendidikan Tinggi dan Keterampilan) Singapura Ong Ye Kung.
 
Kemudian kerja sama bidang pendidikan antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Menteri Pendidikan (Pendidikan Dasar) Singapura Ng Chee Meng. Serta, kerja sama bidang pendidikan tinggi antara Menteri Riset Tenologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir dan Menteri Pendidikan (Pendidikan Tinggi dan Keterampilan) Singapura Ong Ye Kung.
 
Pada kesempatan tersebut juga merupakan tanda peringatan 50 tahun berdirinya hubungan diplomatik antara Singapura dan Indonesia, yang ditandai dengan Peluncuran 'Joint Stamp' dan 'Commemorative Book Rising 50'.
 
Indonesia dan Singapura memiliki Pusat Pelatihan Penanggulangan Bencana dan kurikulum penanggulangan bencana. Pusat pelatihan bencana tersebut memiliki fasilitas yang lengkap untuk pelatihan profesi penanggulangan bencana. Pusat pelatihan bencana ini dapat menjadi referensi atau pembelajaran pusat-pusat pelatihan profesi penanggulangan bencana di negara-negara lainnya.
 
Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut antara lain Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Riset Tenologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir, Kepala BKPM Thomas Lembong, Kepala BNPB Willem Rampangilei, dan Duta Besar Indonesia untuk Singapura I Gusti Ngurah Swajaya.(Rel)
 

Tags
beritaTerkait
Program Kepatuhan Persaingan Usaha, KPPU Bersinergi dengan Manajemen Grab Indonesia
Ketua KADIN Medan Arman Chandra Diangkat Jadi Anggota Kehormatan PGI Bireuen, Kado Istimewa di Hari Ulang Tahun
Film Indonesia Menguat di Panggung Internasional Sepanjang 2025
Pasar Murah Imlek 2026 di Medan, Pemkot Hadir Bantu Warga Jelang Perayaan Tahun Baru Tionghoa
KIS Group Gandeng Shell Pasok BioLNG ke Singapura Mulai 2027, Indonesia Jadi Basis Produksi
Serahkan Piala Juara Liga 4, Gubernur Harapkan Sepakbola Sumut Makin Berkembang
komentar
beritaTerbaru
hit tracker