Jumat, 21 Agustus 2026

Terkait Pembangunan Infrastruktur Wilayah Danau Toba, Gubsu Dipanggil Menko Maritim

Minggu, 23 Juli 2017 14:30 WIB
Terkait Pembangunan Infrastruktur Wilayah Danau Toba, Gubsu Dipanggil Menko Maritim
BERITASUMUT.COM/BS03
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H T Erry Nuradi dan jajaran dipanggil Menteri Koordinator (Menko) Maritim Luhut Binsar Panjaitan guna meminta penjelasan seperti apa pengembangan pembangunan infrastruktur di wilayah sekitar Danau Toba. Hampir selama 1 jam, Gubsu dan jajaran melakukan pertemuan tertutup dengan Luhut di kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Gedung BPPT, Jakarta, akhir pekan kemarin.
 
Usai pertemuan, Gubsu menerangkan, pemerintah daerah berencana mengembangkan kawasan wisata bertaraf internasional di wilayah Danau Toba. Untuk menuju kesana tentu butuh proses yang harus dilalui seperti perizinan Amdal dan lainnya.“Itu yang ditanyakan oleh Pak Menko bagaimana segala progresnya dan kita sampaikan ikuti terus perkembangannya. Kita mau bangun itu kawasan wisata bertaraf internasional di sana,” ujar Gubsu.
 
Gubsu menambahkan, untuk menyelesaikan izin Amdal membutuhkan waktu kurang lebih 100 hari, tentunya percepatan proses pembangunan nantinya tergantung dari kesiapan badan otoritas menyiapkan beberapa persyaratan.“Jadi soal Danau Toba kemajuan dan perkembangan itu. Kita sedang dalam proses menyelesaikan masalah izin Amdal,” jelas Gubsu.
 
Terkait beberapa kesiapan pembangunan infrastruktur lainnya, Gubsu mengatakan, di Bandara Silangit sedang direncanakan penambahan panjang landasan pacu (runway) guna mendukung masuknya pesawat-pesawat besar ke Medan.“Ini sedang jalan dan sedang dikerjakan semua. Untuk kapan selesainya, saya kurang tahu, pokoknya sudah kerja dan diharapkan selesai cepat,” terang Gubsu.
 
Sementara untuk rencana pengembangan jalur kereta api Medan-Danau Toba, Gubsu mengungkapkan bahwa sekarang pemerintah sedang membuat detail engineering design (DED) untuk ditawarkan kepada investor.“Iya betul, ada beberapa investor yang mau masuk tapi kita harus buat dulu DED-nya. Engineering design-nya harus disiapkan baru ditawarkan kepada investor,” pungkas Gubsu. (BS03)

Tags
beritaTerkait
Astindo Travel Fair 2025 Digelar di Medan, Wadah Strategis Bagi Pelaku Usaha Pariwisata
Lima Titik Jalur Wisata Alami Peningkatan Volume Kendaraan
Polda Sumut Optimalkan Pengamanan Jalur Wisata Libur Lebaran 2025
Bupati Langkat Syah Afandin Dukung Putra Putri Langkat Promosikan Budaya dan Wisata
Gubernur Sumut Akan Kuliahkan Kakak Beradik Yatim Piatu di Nias, Hingga Tamat
Dishub Sumut Sebut 29 Kapal Laik Berlayar
komentar
beritaTerbaru
hit tracker