Kamis, 30 April 2026

Pungli di Kantor Camat Percut Sei Tuan, Urus KTP Dikutip Rp 50.000 hingga Rp 100.000

Rabu, 10 Mei 2017 12:21 WIB
Pungli di Kantor Camat Percut Sei Tuan, Urus KTP Dikutip Rp 50.000 hingga Rp 100.000
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Sejumlah warga Kecamatan Percut Sei Tuan mengeluhkan belum diterbitkannya e-KTP yang mereka urus dengan perekaman di Kantor Camat Percut Sei Tuan. Bahkan terungkap mereka sudah mengeluarkan biaya "jasa" pengurusan ke Disduk Deli Serdang berkisar Rp 50.000 hingga Rp 100.000 untuk satu KTP.
 
"Saya memang tahu kalau mengurus e-KTP itu gratis, namun karena ditawarkan percepatan dan pengurusan dilakukan oleh pegawai camat ke Disduk Deli Serdang, saya bersedia dengan membayar Rp 100.000," ujar salah seorang warga yang tidak mau dituliskan namanya, Rabu (10/05/2017).
 
Dikatakannya, kekesalannya muncul setelah oknum yang akan menguruskan e-KTP tersebut sulit dihubungi dan bahkan jarang bisa ditemui di Kantor Camat Percut Sei Tuan sejak beberapa hari terakhir.
 
"Saya ingat orangnya dan saya ada nomor handphonenya, tetapi sejak beberapa hari ini nomornya tidak aktif. Namanya Girwan, saya kemari untuk menemui dia, tetapi dia nggak masuk," ujar sumber yang ditemui di Kantor Camat Percut Sei Tuan.
 
Informasi dihimpun, Girwan adalah staf di Kecamatan Percut Sei Tuan. "Dia kerja di sini, sudah tiga hari ini memang nggak masuk kantor, ini juga sedang mencari dia (Girwan,red)," ujar salah seorang satf di Kantor Camat Percut Sei Tuan, Saidun, sembari menunjukkan warga yang juga ingin menemui Girwan.(BS01)

Tags
beritaTerkait
Menteri Imipas Copot 71 Pegawai Imigrasi Soetta Buntut Pungli WN China
Polsek Medan Baru Amankan Preman yang Melakukan Kutipan Parkir Terhadap Pengendara Mobil
Polsek Medan Baru Amankan 24 Jukir Liar
Dinas Perhubungan Medan Razia Pungli Parkir
Implementasikan Parkir Gratis, Dishub Medan Amankan Puluhan Orang Pelaku Pungli Parkir
Berkas ESG P21, Warga Desa Durin Simbelang Ucapkan Terima Kasih
komentar
beritaTerbaru
hit tracker