Sabtu, 20 Juni 2026

Resmikan Pabrik di Deli Serdang, Menteri Usulkan Klaster Sei Mangke dan Kuala Tanjung Digabung

Jumat, 24 Februari 2017 00:30 WIB
Resmikan Pabrik di Deli Serdang, Menteri Usulkan Klaster Sei Mangke dan Kuala Tanjung  Digabung
BERITASUMUT.COM/BS03
PT Medisafe Technology diresmikan Gubsu dan Menteri Perindustrian RI
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi dan Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartato meresmikan pabrik sarung tangan ke-VI milik PT Medisafe Technology di Jalan Batang Kuis Gang Tambak Rejo, Pasar X Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (23/02/2017). 
 
Hadir dalam peresmian tersebut Gubernur Sumut HT Erry Nuradi, Staf Khusus Menteri Happy Bone, Dirjen Industri Argo Panggah Susanto, Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Maura Linda, Konjen Hindia Shalia Shah, Group Chairman Indorama Sri Prakash Lohia, Chairman PT Medisafe Technology Vikram Hora, Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan, Walikota Medan Dzumi Eldin, unsur FKPD Provsu dan Kabupaten Deli Serdang.
 
"Industri alat-alat kesehatan farmasi dan obat-obatan merupakan salah satu industri yang berkontribusi tinggi dan bahkan melebihi pertumbuhan ekonomi nasional. Karenanya, industri berorientasi eksport, berbasis lapangan pekerjaan menjadi salah satu andalan Kementerian Perindustrian," ujar Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartato.
 
Peresmian pabrik hari ini, lanjut Menteri merupakan salah satu tema utama pembangunan tahun 2017 sebagai diharapkan Presiden Jokowi yakni tahun pemerataan. "Andalan pemerataan yakni Sumber daya Manusia (SDM) dan target penyerapan tenaga kerja. Oleh karenanya, kita berharap industri orientasi eksport berbasis lapangan pekerjaan harus terus dibangun dan didorong," sambung Menteri.
 
“Inilah Pak Gubernur alasannya mengapa penting saya hadir disini. Karena ini industri yang menjadi contoh industri padat karya berorientasi ekspor. Tolong industri ini dijaga dan tolong didorong karena industri berbasis karet dan kelapa sawit merupakan klaster andalan di Sumut. Apalagi ditambah penciptaan klaster industri Sei Mangkei dan Kualatanjung,” papar Menteri.
 
Lebih lanjut dikatakan Menteri dalam rapat terakhir, pihaknya bahkan telah mengusulkan agar kedua klaster, Sei Mangke dan Kualatanjung digabung karena akan memberikan efek yang lebih luas untuk mensuplai industry kelapa sawit dan turunannya plus industry aluminium.
 
“Kami usulkan klaster ini digabungkan karena kalau digabung luas lahannya lebih 4000 hektar dan jarak keduanya hanya 7 km. Ini akan menimbulkan suatu efek yang lebih luas untuk mensuplai dari pada indutri kelapa sawit dan turunannya plus indutri aluminium,” ujar Menteri.
 
Untuk industri padat karya berorientasi ekspor, sambung Menteri, pihaknya sedang mengusulkan kepada Kementerian keuangan untuk memperoleh insentif fiscal yang dapat berupa insentif investment allowance atau tax allowance.
 
“Ini formulanya sedang dibikin dan agak berbeda untuk allowance Big Industri. Karena kalau Big industri itu 1 billion sampai 3 billion, bisa sepuluh tahun atau lebih. Mudah-mudahan tidak terlalu lama sudah kita formulasikan. Sudah kita bahas dengan Pak Presdien dan beliau sangat mendukung insentif untuk industri berorietntasi eksport penyerapan tenaga kerja,” terang Menteri.
 
Kaitannya dengan Industri sarung tangan, Menteri berharap diperlukannya inovasi. Karena saat ini Indonesia berada nomor dua dibelakang Thailand. Namun jika melihat perkembangan harga energy meningkat peluang di Indonesia masih cukup besar. Kementerian Perindustrian lanjutnya juga mendorong agar produksi ini bisa dikonsumsi didalam negeri dengan pelaksanaan fasilitas fiscal yang ada harmonisasi dari regulasi. (BS03)

Tags
beritaTerkait
Australia Juara Piala AFF U-19 2026, Sumut Sukses Tunjukkan Kapasitas Tuan Rumah Internasional
Pertamina Sumbagut Gandeng BKKBN Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja
Arus Balik Lebaran, Pertamina Sumbagut Bersama Staf Khusus Menteri ESDM Pastikan Kesiapan Layanan Energi
Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina Sumbagut-Ombudsman Sumut Pastikan Kesiapan Stok dan Layanan Energi
Kunker ke Singkawang, Menko AHY Hadiri Perayaan Cap Go Meh dan Cek Pembangunan Infrastruktur
Komisaris Pertamina Tinjau KDMP dan Penguatan Distribusi LPG 3 Kg di Deli Serdang
komentar
beritaTerbaru
hit tracker