Senin, 11 Mei 2026

Penataan Pohon Trembesi, Pengelola Merdeka Walk Siap Bongkar Lantai Ubin

Selasa, 24 Januari 2017 23:30 WIB
Penataan Pohon Trembesi, Pengelola Merdeka Walk Siap Bongkar Lantai Ubin
BERITASUMUT.COM/IST
Merdeka Walk.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Tanda-tanda pembongkaran lantai ubin area jajanan kuliner Merdeka Walk oleh PT Orange Indonesia Mandiri selaku pengelola Merdeka Walk hingga kini belum juga terlihat. Padahal, rencana sebelumnya pembongkaran lantai ubin maupun tembok beton yang memagari Pohon Trembesi dilakukan paling lama akhir Januari. 
 
Humas PT Orange Indonesia Mandiri selaku pengelola Merdeka Walk, Ramlan Mulyadi berdalih sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan desain terkait lantai ubin mana saja yang dibongkar dari Dinas Pertamanan. Untuk itulah mereka belum melakukan pembongkaran. “Kami belum dapat desainnya dari Dinas Pertamanan Kota Medan,” ujarnya, Selasa (24/01/2017).
 
Ramlan menuturkan, pihaknya juga siap apabila mereka yang mengerjakan desain atau gambar lantai ubin yang terkena pembongkaran tersebut. Gambar yang mereka kerjakan tersebut akan ditunjukkan ke Dinas Pertamanan untuk disetujui. Apabila disetujui, maka mereka langsung mengerjakan pembongkaran. Sekadar memberitahukan, desain yang dibuat tidak hanya lantai ubin yang dibongkar saja, tapi juga saluran serapan air dan juga pembuangan air. 
 
“Kalaupun kami yang menggambar, kami juga siap. Biar kami kerjakan. Nanti kalau sudah selesai kami tunjukkan ke Pemko Medan. Apabila sudah setuju langsung kami kerjakan,” jelasnya.
 
Hanya saja pembongkaran lantai ubin tersebut harus dilakukan begitu pemangkasan pohon selesai dilakukan Pemko Medan melalui Dinas Pertamanan Kota Medan. Pemangkasan pohon sendiri direncanakan berlangsung 10 hari. Saat ini baru berlangsung 7 hari.Alasan menunggu pemangkasan pohon dikarenakan agar tidak mengganggu pekerjaan. Mengingat batang pohon yang dipangkas cukup besar dan harus menggunakan crane. Ditakutkan apabila dikerjakan berbarengan, maka bisa mengganggu. 
 
“Seharusnya tadi masih pemangkasan, tapi cuacakan tidak mendukung, makanya ditunda. Rencananya besok disambung lagi. Awalnya pemangkasan pohon dijadwalkan delapan hari. Kemudian ditambah dua hari lagi. Makanya, jadi 10 hari,” tambahnya.
 
Diakuinya selama pengerjaan pemangkasan berlangsung pihaknya telah mengeluarkan biaya seperti sewa crane selama 10 hari. Per harinya sewa crane sebesar Rp7 juta. Selain itu, untuk biaya makan, minum dan tidak terduga lainnya. Namun, semua itu mereka keluarkan tanpa ada keberatan. Padahal secara prinsip pemangkasan dan penebangan pohon menjadi tanggungjawab Dinas Pertamanan Kota Medan. Begitu juga perawatanya. Sebab, pohon di Kota Medan menjadi tanggung jawab dinas tersebut. 
 
Selain itu, Merdeka Walk bagian dari Lapangan Merdeka.Hal ini juga diantur dalam kontrak kerjasama. “Kami sifatnya membantu. Tidak ada masalah.Untuk biaya ganti rugi kendaraan yang rusak belum ada. Semua itu urusan Pemko Medan.Tapi, kalau kami diminta partisipasi, kami siap membantu. Hanya saja untuk menangani masalah itu, itu urusan Pemko Medan,” tegasnya.
 
Sementara itu, Kadis Pertamanan Kota Medan Zulkifli Sitepu mengatakan, desain gambar penataan pohon di Merdeka Walk sedang dikerjakan oleh pihaknya.Dikatakannya, desain tersebut sesuai hasil evaluasi dan monitoring pihaknya bersama Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan beberapa waktu lalu. “Sedang dikerjakan. Dalam minggu ini selesai,” jelasnya. (BS03)
 

Tags
beritaTerkait
KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan
Walikota Medan Ingatkan Dinas PKPCKTR Soal Perencanaan dan Perawatan Aset
Apel Perdana Pasca Libur Idulfitri, Rico Waas Minta Jajaran Pemko Medan Langsung Bekerja Layani Masyarakat
Mudik Gratis Bareng Pemko Medan, Walikota Lepas 1.969 Pemudik ke 12 Kota Tujuan
Walikota Medan Dukung BBMKG Sebar Informasi Cuaca Melalui Videotron Pemko Medan
Wakil Walikota Medan Tinjau Pendaftaran Mudik Gratis
komentar
beritaTerbaru
hit tracker