Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi setuju jika dana Bantuan Sosial (bansos) untuk rumah ibadah dianggarkan kembali dalam APBD. Namun, Pemprovsu terlebih dulu harus merapikan baik dari sisi jumlah penerima dan lainnya agar lebih tertib sehingga tidak menjadi permasalahan.
"Boleh saja, karena memang ada di Permendagri tentang itu, tapi kita tertibkan terlebih dulu agar tidak menjadi masalah seperti yang lalu. Kita akan tertibkan, mungkin dari sisi jumlahnya, tipe kelas dan lainnya, karena ada indikatornya," ujar Erry, Rabu (07/12/2016).
Sementara itu, Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut Dr Arifinsyah mengapresiasi rencana bansos untuk rumah ibadah dianggarkan kembali di APBD. Begitupun Arifinsyah dalam hal penyaluran dan penggunaannya tidak sampai melanggar regulasi yang ada."Jadi ada keseimbangan antara regulasi dengan kebutuhan. Kesannya dua tahun lalu itukan adanya kegamangan, sehingga regulasi yang membenarkan untuk itu tidak terealisasi. Padahal itu hak masyarakat dan kewajiban UU," jelasnya.
Dia khawatir, jika yang seperti ini tidak direspons positif oleh pemerintah maka masyarakat nanti bisa distrust. Artinya, konsepnya keagamaan pancasila bagus, tetapi pelaksanaannya mengarah liberal. "Kalau rumah ibadah tidak dibantu, kegiatan keagamaan tidak dibantu berarti meninggalkan religiusitas," tegas Arifinsyah
Dijelaskannya, dalam sebuah pembangunan rumah ibadah yang terbaik itu adalah tidak terlepas dari nilai-nilai religius. Salah satu penguatan nilai religius itu adalah bagaimana umat beragama ini nyaman dalam melaksanakan ibadah.
"Nah, salah satu kenyamanan itu punya rumah ibadah yang representatif. Untuk itu perlu dukungan dari semua elemen, agar semua masyarakat ini memiliki rumah ibadah yang representatif, jika mungkin produktif. Karena ada juga rumah ibadah yang tidak produktif. Artinya, penggunaannya tidak memenuhi optimalisasi pembinaan umat secara spiritual dan ekonomi. Padahal, rumah ibadah itukan bisa dijadikan sentra perekonomian," pungkasnya.(BS03)
Tags
beritaTerkait
komentar