Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan didampingi Kepala BLK Sofyan Simanjuntak meresmikan penggunaan pembangkit listrik tenaga Hidro Mikro di Dusun Lumbantobing, Desa Manalu Dolok, Kecamatan Parmonangan.
Pembangkit tenaga listrik hidro mikro ini memanfaatkan air terjun atau sampuran Ompu Randut di Dusun Lumbantobing, Desa Manalu Dolok, diawali dari penyelenggaraan pelatihan bidang kelistrikan hidro mikro di BLK Silangkitang Taput, di mana output pelatihan ini menghasilkan pembangkit tenaga listrik hidro mikro.Setelah melalui kajian teknis di BLK, dilakukan pembangunan pembangkit ini, dengan menggunakan turbin diameter 75 cm dengan putaran 1500 rpm dihasilkan tenaga listrik 15000 KW dan masih dimungkinkan untuk ditingkatkan lagi di masa depan.
“Hati saya yang paling dalam ingin melihat masyarakat menikmati kemajuan dan kemerdekaan, bukan hanya secara fisik tapi harus merdeka secara ekonomi dan dapat mandiri. Sampai sekarang ini masih ada masyarakat Tapanuli Utara yang belum bisa menikmati listrik, itu merupakan beban bagi hati saya yang harus saya tuntaskan, bagaimanapun caranya harus saya tempuh sedaya mampu saya,” ujar Bupati dilansir dari laman resmi taputkab.go.id, Jumat (19/08/2016).
Tokoh Masyarakat Dusun Lumbantobing Justan Manalu dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa setelah 71 tahun Indonesia Merdeka, baru hari ini masyarakat Dusun Lumbantobing merasakan kemerdekaan yang sesungguhnya. “Dari beberapa kepemimpinan Bupati Taput yang telah kami rasakan, baru pada kepemimpinan Nikson Nababan ini kami rasakan kemerdekaan yang sesungguhnya, kemerdekaan dari kegelapan, kami telah merasakan manfaat listrik di rumah kami, kami dapat menikmati cahaya terang di malam hari tanpa menggunakan genset yang bagi kami biayanya sangat berat," papar Justan.
Sementara itu, Kepala BLK Silangkitang Sofian Simanjuntak mengungkapkan bahwa pembangkit tenaga listrik ini membutuhkan biaya operasional dan pemeliharaan yang berkelanjutan. Oleh karena itu dibutuhkan komitmen masyarakat untuk menjaga dan memeliharanya.
"Kami dari BLK Silangkitang hanya dapat melakukan kegiatan sampai dengan pembangunan ini, sementara operasional dan pemeliharaan turbin ini akan menjadi tanggungjawab dari masyarakat. BLK akan membuat dan memberikan SOP pemeliharaan kepada Desa, kita harapkan desa akan mandiri ke depan, dan kita telah sarankan agar fasilitas ini dijadikan sebagai unit usaha desa atau BUMDes," harap Sofian Simanjuntak.(BS02)
Tags
beritaTerkait
komentar