Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Paripurna Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Tahun 2016, digelar di gedung utama DPRD Kota Binjai Jalan Veteran, Kecamatan Binjai Kota, Senin (01/08/2016).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Binjai Zainuddin Purba SH, dihadiri, Wakil Wali Kota Binjai Timbas Tarigan, Kapolres Binjai AKBP Reindra Salipu, Dandim 0203/Binjai Langkat, SKPD, Camat dan Lurah se-Kota Binjai, serta seluruh Anggota Dewan yang terdiri dari delapan fraksi.
Dalam rapat paripurna, masing masing fraksi menyampaikan pandangan pendapat akhir. Dari kedelapan fraksi tidak satu pun yang menolak dalam penyampaian pendapat akhir fraksi. Seperti Pendapat Fraksi Golkar yang disampaikan H Noor Sri Alam Syahputra (H Kires).
Secara umum dapat kita lihat dalam pencapaian pencapaian Walikota Binjai, terkait audit BPK RI TA 2015, mendapat WTP.
DPRD juga memiliki fungsi sebagai pengawasan dan berharap Pemko Binjai menyerahkan laporan secara triwulan. Dalam penyajian realisasi APBD, agar dilakukan cara penyampaian ke publik di masing masing dinas.
Sisa anggaran mencapai Rp 51 miliar, yang berarti Belum efektif memanfaatkan sumber dana, sesuai jargon kota binjai sebagai kota idaman berarti belum optimal. Kebijakan dalam pelayanan publik belum menunjukan sikap ramah kepada masyarakat, bahkan Aset pemko binjai belum memiliki kejelasan.
"APBD sejatinya untuk peningkatan pelayanan umum dan kesejahteraan masyarakat, Namun hingga kini belum nampak jelas implementasi dari APBD Kota Binjai. Pajak daerah sungguh sangat besar, namun dinas terkait perlu dilakukan kajian dan terukur, Stop ijin pelaku usaha dengan menggunakan laba," ungkap Ardiansyah Putra saat menyampaikan pendapat akhir dari Partai Demokrat.(BS08)
Tags
beritaTerkait
komentar