Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
beritasumut.com - Masyarakat Jalan Jamin Ginting, Kilometer 23, Simpang Martabe, Desa Durin Sembelang Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang mendesak Polda Sumut mengungkap kasus perusakan Kantor PAC IPK Pancur Batu.
"Sebab dengan pengrusakan kantor PAC IPK Pancur Batu yang dilakukan ratusan gerombolan ormas di Pancur Batu membuat resah warga Durin Sembilang dan takut keluar rumah apabila di malam hari," ucap Juan G (40) warga Durin Sembilang, kepada wartawan, Sabtu (30/3/2024) malam.
Kata dia, ada sekelompok pemuda yang setiap hari melintas membawa senapang angin dan senjata tajam, melihat situasi Kantor PAC IPK Pancur Batu yang sudah rusak dan meneror warga sekitarnya. Sehingga warga melihat itu jati enggan keluar rumah.
Begitu juga usaha warga sekitarnya terhenti. "Sudah sulit saat ini melakukan aktivitas di malam hari karena selalu risau melihat provokatornya belum juga tertangkap oleh petugas yang rutin melakukan patroli di seputaran Durin Sembelang," ujarnya.
Sebelumnya, sebuah video menunjukan aksi brutal oleh sekelompok yang diduga anggota ormas yang ada di Kecamatan Pancur Batu viral membuat kegaduhan dan merusak sebuah Kantor Sekretariat Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Pancur Batu.
Adapun video viral itu terekam penyerangan oleh seratusan ormas yang diduga merupakan kelompok ormas yang ada di Kecamatan Pancur Batu itu terjadi pada Jumat tanggal 1 Maret 2024 sekitar pukul 03.00 WIB..
Akibat serangan yang diduga dilakukan oleh ratusan anggota tersebut, mengunakan bom molotov, batu, senapan angin dan benda lainnya, menyebabkan kerusakan parah pada kantor PAC IPK Pancur Batu. Semua perabot kantor, termasuk meja, kursi, pintu, dan kaca jendela, rusak parah. Beruntung, saat kejadian, kantor dalam keadaan kosong dan tidak ada orang di dalamnya.
Menurut saksi mata, sekitar 100 orang tidak dikenal yang diduga berasal dari salah satu organisasi kemasyarakatan (OKP) di Pancur Batu datang ke lokasi dengan menggunakan 3 mobil pickup. Mereka membawa senjata tajam dan senapan angin dan sempat membuat kemacetan jalan, serta trauma yang mendalan pada warga sekitar.
Sesampainya di lokasi, sekelompok gerombolan pemuda langsung melakukan aksi perusakan dengan melempar bom molotov, menembaki kantor menggunakan senapan angin, dan bahkan akibat aksi itu hingga melukai seorang warga Desa Namo Bintang bernama Horas Parapat dengan tembakan senapan angin di lengannya.
[br] Atas aksi itu pihak PAC IPK Pancur Batu bersama para saksi telah resmi membuat laporan atas pengrusakan kantor PAC IPK Pancur Batu ke Polda Sumatera Utara. Laporan tersebut tercatat dengan Nomor LP/ B / 264 / III/ 2024 / SPKT/ POLDA SUMATERA UTARA/Jumat, 1 Maret 2024.
Warga berharap kepada Bapak, Kapolri, Bapak Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Bapak Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Teddy Jhon Sahala Marbun beserta seluruh jajarannya, agar segera menangkap para pelaku yang terlihat masih berkeliaran, di mana salah satunya seperti terlihat di rekaman vidio CCTV. "Semua mengenalinya, dia merupakan salah satu ketua ormas juga dan didampingi sekretarisnya, tangkap pelaku kami trauma dan sangat takut pak, " tandasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menyatakan, masih dalam proses penyelidikan. "Mohon doa dan dukungan masyarakat secepatnya ditangkap oleh tim gabungan Polda Sumut. Hingga saat ini masih diburu petugas Polda Sumut," jelasnya.(BS06)
Tags
beritaTerkait
komentar