Kanwil Bank Mandiri Medan Pilih Bungkam Terkait Gugatan PT TSI dan Isu Penarikan Dana Nasabah
Sengketa KMK ratusan miliar PT Toba Surimi Industries dengan Bank Mandiri mencuat setelah dugaan tanda tangan nonidentik pada 54 cek.
Peristiwa
beritasumut.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mencanangkan program petani milenial sebagai salah satu highlight program pengembangan petani muda yang mempunyai jiwa entrepreneur agrobisnis. Program ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja dan menumbuhkembangkan wirausaha muda di Sumut.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Arief S Trinugroho pada acara Smart Farm Technology Smart Choice for Young Farmers Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) di Khas Parapat Hotel, Kabupaten Simalungun, Selasa (12/09/2023).
“Hal ini merupakan salah satu upaya menekan urbanisasi. Peran sumber daya manusia (SDM) pertanian sangat penting untuk kebutuhan kompetensi sumber daya manusia dalam menyongsong era industri 4.0 dan meningkatkan daya saing. Saya sampaikan, program petani milenial ini sangat penting guna mencegah kegagalan regenerasi di sektor pertanian,” kata Arief S Trinugroho.
Arief berharap kepada para petani muda agar mampu memberikan inovasi dan ide kreatif untuk memajukan pertanian di Sumut secara modern dan berorientasi ekspor. Sehingga ke depannya Sumut menjadi provinsi mandiri pangan di Indonesia.
Disampaikan juga, pertanian merupakan salah satu sektor yang paling stabil menopang perekonomian di Sumut. Bahkan sebagian komoditas yang dihasilkan merupakan komoditas ekspor. Oleh sebab itu, Pemprov Sumut menempatkan sektor pertanian menjadi salah satu prioritas utamanya.
“Pemprov Sumut saat ini juga telah melakukan upaya peningkatan produksi di sektor pertanian, seperti pengembangan sarana dan prasarana, pengembangan bibit, pemupukan, optimalisasi, penggunaan mesin pertanian, perbaikan irigasi tersier, pengembangan produk organik, dan pengembangan industri hilir yang terintegrasi dan perkebunan berkelanjutan,” ujarnya.
Arief berharap kegiatan IMT-GT yang dihadiri 42 peserta yang berasal dari perwakilan delegasi Indonesia-Malaysia-Thailand itu dapat menjadi sarana pembelajaran bagi para petani muda di sub-wilayah IMT-GT untuk bertukar pengetahuan dan praktik terbaik terkait akan pentingnya penerapan teknologi pertanian cerdas, sehingga dapat membantu merevitalisasi dan meningkatkan perekonomian lokal.
“Para petani muda kita dapat memainkan peran penting dalam memodernisasi praktik pertanian, memasukkan unsur-unsur pertanian presisi, dan memperkenalkan teknik-teknik baru yang inovatif untuk mempercepat dan meningkatkan produksi produk pertanian di negara masing-masing,” ujar Arief.
Seperti yang diketahui bahwa IMT-GT merupakan salah satu kerjasama sub regional yang sangat penting. Fokus utama kerjasama IMT-GT adalah mendorong pertumbuhan ekonomi di seluruh daerah. “Oleh karena itu pemerintah daerah harus menjadi motor penggerak forum kerja sama ini. Sehubungan dengan hal tersebut, saya sampaikan bahwa pada tahun ini banyak pelaksanaan kegiatan proyek IMT-GT working group on agriculture and agro-based industry (WGAA) di Indonesia, salah satunya Provinsi Sumut menjadi penanggung jawab pada kegiatan ini,” kata Arief.
[br] Sementara Kepala Pelatihan Pertanian Institut Lampung Abdul Roni Angkat mengatakan, pertanian memegang pernan penting dalam mata pencaharian di masyarakat. Workshop ini, katanya, dirancang untuk memberdayakan generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan mutakhir dalam teknologi pertanian cerdas.
“Indonesia dengan potensi pertaniannya yang luas, telah lama dikenal sebagai negara agrikultural. Namun tantangan yang dihadapi dari metode pertanian tradisional seperti pola cuaca yang tidak dapat diprediksi dan keterbatasan sumber daya, menjadi penghambat pertumbuhan sektor pertanian. Untuk itu diperlukan revolusi pertanian melalui penerapan pertanian cerdas,” ujarnya.
Ia mengatakan langkah yang dilakukan pertama adalah dengan melakukan pendataan terlebih dahulu melalui alat sensor, drone, dan perangkat lainnya. Dengan begitu, maka diketahui bagaimana data real-time misalnya terkait kondisi tanah, cuaca, dan tanaman.
“Para petani muda sudah mulai menerapkan praktik pertanian vertikal dan hidroponik untuk memaksimalkan pemanfaatan ruang sekaligus meminimalkan konsumsi sumber data. Selain itu para petani muda saat ini sudah mulai menyadari pentingnya pertanian berkelanjutan. Para petani muda menerapkan parktik pertanian ramah lingkungan, termasuk pertanian organik, rotasi tanaman, dan penggunaan bahan-bahan yang dapat terbiodegradasi,” pungkasnya.(BS03)
Sengketa KMK ratusan miliar PT Toba Surimi Industries dengan Bank Mandiri mencuat setelah dugaan tanda tangan nonidentik pada 54 cek.
Peristiwa
Warga Medan resah dengan dua proyek perumahan elite yang diduga tanpa PBG. Pemko Medan didesak menghentikan pembangunan dan menindak tegas.
Peristiwa
beritasumut.com Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang menjenguk seorang anak korban kekerasan fisik asal Kabupaten Dairi y
Kesehatan
Pengacara lima pengurus Kelenteng O Bin Ciong Kun soroti dugaan kejanggalan penetapan tersangka kasus pengerusakan plang di Medan.
Peristiwa
Pembangunan perumahan mewah di Medan Tembung disorot warga karena diduga jumlah unit tak sesuai PBG dan berpotensi memicu banjir.
Peristiwa
Sidang perdana gugatan PT TSI terhadap Bank Mandiri digelar di PN Medan. Tergugat disebut tak hadir, perkara terdaftar nomor 879/Pdt.G/2026/
Peristiwa
CitraLand dukung pendidikan di Deli Serdang melalui pembangunan fasilitas SDN 106810 Sampali, sementara Bupati menargetkan 2028 tak ada seko
Pendidikan
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda meraih juara III setelah menang dramatis melalui adu pinalti 32 saat berhadapan dengan
Olahraga
beritasumut.com Di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI), banyak orang bertanya Apakah fotografer profesional akan ter
Sosok
beritasumut.com Kegiatan Pameran Foto Prahara Pulau Emas Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan bersama Mata Waktuyang digelar di Atrium Plaza
Pendidikan