KADIN Medan Apresiasi TNI AL Tangkap Begal di Belawan, Dinilai Tingkatkan Keamanan
KADIN Medan apresiasi TNI AL tangkap begal di Belawan. Langkah tegas dinilai tingkatkan keamanan dan kepercayaan dunia usaha.
Peristiwa
beritasumut.com - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan yang dilakukan Aditya Hasibuan terhadap Ken Admiral, Senin (08/05/2023).
Proses rekonstruksi digelar di halaman depan gedung Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sumut.
Adegan reka ulang ini diperankan langsung oleh tersangka Aditya Hasibuan. Sedangkan korban Ken Admiral dalam rekonstruksi menggunakan pemeran pengganti, karena sedang berada di luar negeri dan mengikutinya melalui video call dengan pengacaranya.
Dalam proses rekonstruksi, turut hadir sejumlah saksi dan juga SH wanita muda berinisial yang disebut-sebut sebagai pemicu penganiayaan.
Dalam adegan pertama rekonstruksi dimulai dari chatingan korban menanyakan hubungan antara wanita SH dengan tersangka Aditya Hasibuan pada tanggal 11 Desember 2022.
Selanjutnya dalam adegan 3B, pada tanggal 22 Desember, tersangka dan lima saksi (teman tersangka) memepet korban yang sedang melintas naik mobil Mini Cooper dengan nomor polisi D 33 GUN yang melintas di Ringroad. Usai menghentikan laju kendaraan korban, tersangka Aditya Hasibuan lalu mengetuk kaca pintu mobil korban.
"Dia bilang main kita. Dipukul area mata dua kali, baru dipukul sekali di bagian hidung sebelum saya tutup jendelanya," kata Ken Admiral lewat video call.
Kemudian tersangka Aditya Hasibuan menggunakan baju tahanan lalu memperagakan penganiayaan terhadap korban di Jalan Ringroad. Korban lalu menutup pintu kaca dan meninggalkan tersangka dari lokasi.
Melihat korban pergi, tersangka terus mengejar naik sepeda motor dan menendang ke arah kaca spion mobil korban hingga pecah.
Dalam rekonstruksi yang digelar tersebut, mantan Kabag Bin Ops (KBO) Ditres Narkoba Polda Sumut AKBP Achiruddin Hasibuan juga ikut dihadirkan.
[br] Pantauan wartawan, Achiruddin Hasibuan keluar dari Patsus di gedung Dit Tahti Polda Sumut sekitar pukul 13.40 WIB. Ia keluar ketika rekonstruksi memasuki adegan kesembilan, saat korban mendatangi rumahnya di Jalan Karya Dalam/Jalan Guru Sinumba, Medan Helvetia.
Achiruddin Hasibuan keluar dari Patsus dengan mengenakan rompi oranye, celana panjang warna coklat krim. Ia tampak mendapatkan pengawalan ketat dari personel Provost Pada Sumut.
Setibanya di lokasi rekonstruksi, Achiruddin Hasibuan langsung dipanggil petugas untuk mengikuti reka ulang adegan yang kesembilan. Adegan itu menunjukkan korban Ken Admiral dan teman-temannya datang ke rumahnya pada 22 Desember 2022 pukul 02.30 WIB.
Saat proses rekonstruksi, Achiruddin Hasibuan sempat emosional dan membantah beberapa kesaksian dari pihak korban.
"Kelen gentleman ya jangan kau bilang A, kau bilang B. Jangan rekayasa sudah siap saya apapun. Tapi jangan ngarang-ngarang," kata Achiruddin Hasibuan yang kemudian ditenangkan personel Polda Sumut.
Setelah itu, proses rekonstruksi dilanjutkan dengan peristiwa penganiayaan yang terjadi hingga dilakukan proses perdamaian di antara kedua belah pihak.
"Saya berterimakasih kepada bapak-bapak penyidik sudah bekerja maksimal. mudah-mudahan yang terbaik nanti datang," kata Achiruddin usai rekonstruksi.
[br] Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, proses rekonstruksi yang dilakukan ini adalah sebagai rangkaian penyidikan. Dalam rekonstruksi yang digelar, penyidik turut melibatkan Jaksa Penuntut Umum (JPU), LPSK dan penasehat hukum.
"Hal ini adalah wujud keseriusan dan komitmen Polda Sumut untuk segera menuntaskan kasus ini," katanya.
Sedangkan Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Sumaryono menjelaskan, rekonstruksi yang digelar dilangsungkan sebanyak 27 adegan. Di mana, sebutnya, ada beberapa adegan yang ditujukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih detail lagi.
"Tujuan rekonstruksi adalah menggali fakta dan kebenaran dan kesesuaian saksi-saksi yang dikumpulkan selama ini," jelasnya.
Sumaryono mengaku, meski dalam pelaksanaan rekonstruksi terdapat beberapa ketidaksesuaian keterangan di antara saksi dan korban terhadap tersangka, tetapi hal itu tidak mengubah alur dan fakta yang dipersangkakan selama ini.
"Hari ini kita bisa sampaikan ketidaksesuaian itu adalah hal yang kecil dan akan kita tindaklanjuti dengan berita acara konfrontasi," pungkasnya.(BS04)
KADIN Medan apresiasi TNI AL tangkap begal di Belawan. Langkah tegas dinilai tingkatkan keamanan dan kepercayaan dunia usaha.
Peristiwa
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional (MagangHub Kemnaker)
Ekonomi
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan.
Ekonomi
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dalam ajang Program Penilaian Peri
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal (FT) Krueng Raya meresmikan Foodcourt UMKM Desa Meunasah M
Ekonomi
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Medan mempertegas komitmennya dalam mendukung pembangunan keluarga dan kesej
Pendidikan
Implementasi Permendag 24/2025 tersendat, KADIN dorong sinkronisasi kebijakan dan skema impor plastik bekas terkendali.
Ekonomi
Kemnaker kembali membuka program Pembinaan dan Sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum Batch 2 dengan kuota 2.100 pesert
Pendidikan
beritasumut.com Kualitas pendidikan di Provinsi Sumatera Utara masih menghadapi berbagai tantangan serius, terutama terkait kesenjangan an
Pendidikan
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Medan memperingatkan potensi tekanan inflasi pangan akibat kelangkaan bahan baku plas
Ekonomi