Podomoro City Deli Medan Gelar Bakcang Festival Eksklusif
beritasumut.com Memenuhi tren kebutuhan ruang kerja modern yang mengutamakan keseimbangan antara produktivitas dan kualitas hidup (worklif
Ekonomi
Beritasumut.com-Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengapresiasi langkah Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi yang turut membantu revitalisasi Lapangan Merdeka Medan. Diketahui, sejak tahun lalu orang nomor satu di Pemko Medan ini telah mencanangkan revitalisasi total Lapangan Merdeka dan kawasan heritage di sekitarnya.
Anggaran pun sudah disediakan. Saat ini Bobby Nasution terus berupaya agar revitalisasi lapangan bersejarah yang pada zaman Belanda dulu bernama de Esplanade itu tak berdampak secara sosial dan ekonomi warga.
Menantu Presiden Jokowi itu juga senantiasa berkomunikasi dengan seluruh stakeholder, termasuk Edy Rahmayadi sebagai Gubsu. Bobby akui, peran Gubsu dalam revitalisasi Lapangan Merdeka cukup siginifikan. Termasuk rencana Edy membantu anggaran sebesar Rp100 miliar.
Baca Juga : Covid-19 Sumut Tambah 2.002 Kasus Baru
Menurut Bobby, Edy juga sudah cukup membantu agar revitalisasi Lapangan Merdeka tak mengorbankan warga yang selama ini ada yang mencari rezeki di kawasan tersebut. “Revitalisasi Lapangan Merdeka sudah kita rencanakan dari kemarin. Kita tidak ingin ada masyarakat yang dirugikan dalam kegiatan ini. Kita harus melakukan pendekatan dan membicarakan kepada mereka untuk direlokasikan ke tempat yang lain, sehingga tidak terjadi keributan," kata Bobby Nasution.
Terkait peran Edy dalam membantu dukungan revitalisasi Lapangan Merdeka, Bobby Nasution pun mengapresiasinya. "Saya pribadi sebagai Wali Kota dan mewakili warga Medan mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubsu Bapak Edy Rahmayadi, beliau membantu dan mendukung revitalisasi Lapangan Merdeka. Akan berikan bantuan dana juga sebesar Rp100 miliar. Beliau juga saya pandang ikut andil dalam mengatasi dari sisi sosial," ungkap Bobby pada Jumat (18/2/2022).
Revitalisasi Lapangan Merdeka dan kawasan heritage di Kota Medan adalah keniscayaan. Bobby ingin Kota Medan punya daya tarik secara landmark, sebab Medan tak punya wisata alam. Namun ibukota Provinsi Sumatera Utara ini, ungkapnya, memiliki banyak bangunan tua dan bernilai sejarah tinggi sehingga menjadi potensi dan daya tarik bagi para wisatawan.
"Untuk itulah seluruh bangunan bersejarah di Kota Medan harus dilestarikan dengan melakukan revitalisasi, agar dapat menjadi tempat wisata perkotaan menarik bagi para wisatawan," pungkas alumni Magister IPB Bogor tersebut.(BS09)
Baca Juga:
beritasumut.com Memenuhi tren kebutuhan ruang kerja modern yang mengutamakan keseimbangan antara produktivitas dan kualitas hidup (worklif
Ekonomi
Australia U19 keluar sebagai juara Piala AFF U19 2026 setelah menaklukkan Thailand dengan skor 20 pada laga final di Stadion Utama Sumate
Berita
Cahaya lilin perdamaian menerangi Lapangan Benteng Medan pada perayaan Waisak 2570 BE/2026, Sabtu malam (13/6/26).
Peristiwa
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat upaya pengawasan dan penertiban aktivitas tambang ilegal dengan mengga
Politik & Pemerintahan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memaparkan sejumlah program Presiden Prabowo Subianto untuk menyiapkan tenaga kerja masa depan d
Politik & Pemerintahan
Judi terbesar di Jalan Tengku Fachrudin, Desa Tanjung Garbus I, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang, Selasa (9/6/2026).
Berita
Maraknya judi ketangkasan tembak ikan logo "AB" di wilayah Kecamatan Hamparan Perak, menuai sorotan tajam. Dalam hal ini, Polsek Hamparan Pe
Peristiwa
Satu pekan setelah isu Diskotik Krypton di Jalan Gajah Mada mencuat kembali, tekanan dari masyarakat semakin memuncak. Warga Kelurahan Babur
Peristiwa
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa tata kelola yang kuat menjadi fondasi peningkatan kualitas layanan ketenagakerjaan. Kar
Ekonomi
Aliansi Mahasiswa Peduli Masyarakat Sumatera Utara (AMPMSU) menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolrestabes Medan, Selasa (2/6/2026). Dalam
Peristiwa