Rabu, 01 Juli 2026

Polda Sumut Bongkar Dua Kuburan Penghuni Kerangkeng

Senin, 14 Februari 2022 08:00 WIB
Polda Sumut Bongkar Dua Kuburan Penghuni Kerangkeng
beritasumut.com/BS04
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) akhirnya melakukan pembongkaran terhadap dua kuburan terduga korban penganiyaan di kerangkeng milik Bupati Langkat non aktif, Terbit Rencana Perangin-angin (TRP), Sabtu (12/02/2022).

Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, dua kuburan yang digali itu masing-masing berlokasi di TPU Pondok VII, Kelurahan Sawit Sebrang dan Tempat Kuburan Keluarga di Dusun VII Suka Jahe, Desa Purwobinangun, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat.

Hadi menyebutkan, penggalian kuburan itu melibatkan tim dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) serta Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Poldasu. "Digalinya kuburan ini untuk mendalami kasus adanya penghuni di kerangkeng milik TRP yang meninggal dunia diduga menjadi korban penganiayaan," ungkapnya, kemarin.

Disinggung mengenai apakah ada kemungkinan penggalian kuburan lainnnya, Hadi mengaku penyidik akan terus mendalaminya. "Tentunya pasti akan kita lakukan seiring dengan hasil temuan tim di lapangan untuk pembuktian," tegasnya.

Hadi mengatakan, proses penyelidikan dugaan korban penghuni kerangkeng milik TRP cukup signifikan. "14 hari setelah rilis bersama dengan Komnas HAM di Mapolda Sumut prosesnya sangat signifikan. Hasilnya, Ditreskrimum Poldasu menemukan adanya kuburan penghuni kerangkeng yang diduga menjadi korban penganiayaan," katanya.

Hadi mengungkapkan, Tim Forensik RS Bhayangkara Poldasu juga telah melakukan otopsi dengan membongkar dua kuburan di TPU Pondok VII, Kelurahan Sawit Seberang dan Tempat Kuburan Keluarga Dusun VII Suka Jahe, Desa Purwobinangun, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat. "Proses otopsi terhadap jasad Sarianto dan Abdul untuk memastikan tindak pidananya karena diduga menjadi korban penganiayaan di kerangkeng milik Terbit. Nanti hasil otopsi akan segera disampaikan ke publik," pungkasnya.

Sementara itu, Divisi Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Yasdad yang hadir menyaksikan pembongkaran dua kuburan itu menjelaskan, sampai sejauh ini baru ada dua makam yang sudah di Ekshumasi. Di mana hal tersebut telah dilakukan tidak lebih dari 14 hari setelah hasil investigasi Poldasu dan Komnas Ham.

"Kami dari Komnas HAM turut hadir untuk menyaksikan proses Ekshumasi terhadap dugaan korban kerangkeng yang meninggal dunia. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada rekan- rekan dari Polda Sumut atas koordinasi baiknya," jelasnya.

Yasdad menuturkan, Komnas HAM diundang untuk menyaksikan prosesnya seperti apa dan memastikan berjalan baik dan akuntabel. Menurutnya, ekshumasi ini bagian dari upaya kepolisian mendalami temuan investigasi untuk penegakan hukum dan pengecekan terkait keberadaan korban meninggal.

[br] Sebelumnya, Kapoldasu, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, mengaku penyidik telah mendatangi kuburan yang diduga korban penganiayaan terhadap penghuni kerangkeng. Menurutnya, penyidik bersama dengan dokter forensik memang berencananya akan membongkar kuburan itu.

Panca menyebutkan, tim gabungan telah memintai keterangan sebanyak 64 lebih saksi terkait hal ini. "Tahapan itu sudah ada di reserse, bekerjanya seperti itu dari mulai penyelidikan nanti akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan apakah perkara ini layak untuk ditingkatkan ke penyidikan termasuk juga melakukan pemeriksaan kepada siapapun yang kita butuhkan untuk memberikan keterangan terkiat perkara tersebut," tandasnya.(BS04)

Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
Massa FRAKSi Desak Polda Sumut Tutup Markas Judi Mesin Tembak Ikan di Lubukpakam
Halal Bihalal Polda Sumut Pererat Hubungan Antar Personel
Serah Terima Jabatan PJU dan Kapolres Jajaran Polda Sumut : Wajah Baru, Semangat Baru untuk Pengabdian Terbaik
Polda Sumut Tangkap 164 Tersangka Narkoba dalam Sepekan
Sepuluh Pejabat Utama Polda Sumut dan 13 Kapolres Dimutasi
Wakapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan Safari Ramadan di Menteng, Beri Santunan Anak Yatim
komentar
beritaTerbaru
hit tracker