Sabtu, 18 April 2026

Choki Laporkan Gubernur Edy Rahmayadi ke Polda Sumut, Pelatih Biliar Harapkan Keadilan

Senin, 03 Januari 2022 16:30 WIB
Choki Laporkan Gubernur Edy Rahmayadi ke Polda Sumut, Pelatih Biliar Harapkan Keadilan
BERITASUMUT.COM/BS04
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com - Pelatih biliar, Khairuddin Aritonang alias Choki resmi melaporkan Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi ke Polda Sumut. Itu dilakukan Choki karena merasa pihak Edy Rahmayadi tidak kunjung menyampaikan permohonan maaf. "Harapannya diproses dengan baik sehingga menimbulkan rasa keadilan bagi saya," kata Choki didampingi kuasa hukumnya Teguh Syuhada Lubis, bersama Gumilar Nugroho usai membuat laporan, Senin (03/01/2022).

Dalam surat bernomor STTLP/03/1/2022/SPKT/Polda Sumut itu, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dilaporkan melakukan tindak pidana sesuai Pasal 310 Jo Pasal 315 KUHPidana. Dalam kesempatan itu, Teguh Syuhada Lubis menyebutkan, pihaknya telah melayangkan somasi ke Gubernur Edy Rahmayadi. Namun, hingga saat ini, Edy tak kunjung menyampaikan permohonan maaf setelah mempermalukan kliennya. "Kami telah berikan somasi ke Gubernur Sumut dan berharap Pak Edy mengklarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf. Tapi sampai saat ini itu belum kami terima. Maka kita lanjut hari ini kami membuat laporan atas kejadian itu," ungkapnya.

Sementara, Gumilar Nugroho menyampaikan, pihaknya masih percaya Polda Sumut dapat menangani laporan itu secara adil. Untuk bukti yang disertakan antara lain bukti rekaman video dan bukti somasi. "Ada nama dua saksi yang diberikan. Kita harap polisi dapat selesaikan masalah ini secara berkeadilan. Kita yakin negara kita negara hukum. Di mana hukum jadi tonggak paling tinggi di negeri ini. Kami harap polisi dapat tangani kasus ini berkeadilan," harapnya.

Baca Juga:

Baca Juga : Motivasi Atlet PON Papua, Edy Rahmayadi Ingin Sumut Masuk Lima Besar

Diketahui, Khoiruddin Aritonang dijewer dan diusir Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi saat acara pemberian tali asih bagi atlet dan pelatih PON XX di Papua di Aula Tengku Rizal Nurdin, Senin (27/12/2021) siang. Dalam video yang beredar, Edy sedang memberikan kata sambutan di acara tersebut. Lalu Edy memanggil salah seorang peserta karena tak tepuk tangan. Belakangan peserta tersebut diketahui bernama Choki yang tak lain pelatih biliar untuk PON.

Baca Juga:

Edy memanggil Choki untuk naik ke atas panggung. Edy menanyakan identitas, asal, hingga posisinya di dalam kontingen. Choki kemudian menjawab dirinya adalah pelatih. "Pelatih tak tepuk tangan. Tak cocok jadi pelatih ini," kata Edy sambil menjewer pelatih biliar itu.

Terdengar tawa di antara hadirin, namun sesaat kemudian suasana terdengar tegang. Dalam acara itu, Edy Rahmayadi meminta agar pelatih itu tak berada di dalam ruangan. Bahkan Edy juga menyebutnya sontoloyo. "Tak usah dipakai lagi. Kau langsung keluar. Tak usah di sini," ucap Edy dalam rekaman video tersebut. (BS04)

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Sejarah, Pemanasan Piala Dunia U-17 Digelar di Sumut, Bobby Nasution: Pembuktian Sumut Bisa Gelar Laga Internasional
Halal Bihalal Polda Sumut Pererat Hubungan Antar Personel
Serah Terima Jabatan PJU dan Kapolres Jajaran Polda Sumut : Wajah Baru, Semangat Baru untuk Pengabdian Terbaik
Polda Sumut Tangkap 164 Tersangka Narkoba dalam Sepekan
Sepuluh Pejabat Utama Polda Sumut dan 13 Kapolres Dimutasi
Tinjau Jembatan Ambruk di Nias Barat, Gubernur Sumut Pastikan Dibangun Tahun Ini
komentar
beritaTerbaru
hit tracker