Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini SIK MH Bersama Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution SH meresmikan Posko Kampung Anti Narkoba Kelurahan WEK II Silayang-Layang, Kecamatan Padangsidimpuan Utara.
Wali Kota Irsan Efendi mengapresiasi dan mendukung penuh pendirian 3 posko di antaranya pintu masuk Silayang-layang.Menurutnya, langkah yang diambil oleh Kapolres Padangsidimpuan ini adalah komitmen nyata untuk membersihkan narkoba dari Kota Padangsidimpuan.
“Polres Padangsidimpuan di bawah kepemimpinan Ibu Juli berhasil membuat gembong narkoba ketar-ketir, satu persatu kampung yang dilabeli negatif sebagai Kampung Narkoba perlahan-lahan dibersihkan," ujarnya dilansir dari laman padangsidimpuan, Minggu (14/11/2021).
Baca Juga : Empat Kecamatan di Aceh Utara Terdampak Banjir, 552 Rumah Warga Terendam
Baca Juga:
Wali Kota melanjutkan, tugas masyarakat Wek II adalah berkomitmen untuk menjaga warga terutama generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.“Kalau bukan kita sendiri yang menjaga kampung kita ini siapa lagi yang mau memperbaikinya bapak/ibu. Untuk itu mari kita tegakkan persatuan antar warga baik tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, kaum ibu, naposo nauli bulung untuk meningkatkan kewaspadaan dari segala tindak-tanduk yang menjurus kepada peredaran narkoba," pesan Wali Kota.
Sementara itu, Kapolres Padangsidimpuan Juliani Prihartini mengungkapkan kepedulian masyarakat Silayang-layang Kelurahan WEK II sendirilah yang diharapkan dari kepolisian.
"Selama ini, banyak pesan-pesan yang sampai kepada saya, berbagai pengaduan terhadap aktivitas yang dicurigai dikampung ini.Hal ini sangat membantu kami untuk membersihkan kampung ini dari peredaran narkotika, mengingat jumlah personil di Polres Padangsidimpuan hanya 240 orang, tidak seimbang dengan jumlah penduduk Padangsidimpuan yang berjumlah 230 ribu jiwa," jelasnya.
Sementara itu, Ketua FKUB Ustad Zulfadli dalam tausyahnya berpesan agar warga meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, agar terhindar dari bahaya khamar (minuman keras) dan narkoba."Karena Khamar disebut ummul khaba 'its (induk dari segala kejahatan). Semoga kita bisa saling mengingatkan dan Allah memberi kita taufik untuk menjauhi dosa-dosa besar," terangnya.(BS09)
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar