Sidang Perdana Gugatan PT TSI Terhadap Bank Mandiri Digelar, Tergugat Tak Hadir di PN Medan
Sidang perdana gugatan PT TSI terhadap Bank Mandiri digelar di PN Medan. Tergugat disebut tak hadir, perkara terdaftar nomor 879/Pdt.G/2026/
Peristiwa
beritasumut.com -Sejak wabah pandemi Covid -19 banyak bantuan disalurkan untuk warga kurang mampu di Medan. Namun situasi itu dimanfaatkan komplotan penipu, kerap berkeliaran pingigiran daerah Kota Medan untuk mencari korbannya.
Kali ini, seorang pelaku penipu mengaku mahasiswa yang sedang mencari penerima bantuan itu, berhasil membawa kabur uang tunai Rp 3 juta milik warga.
Kepada wartawan, korban Hendrik (68) warga Tembung, Pasar IX, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, menjelaskan, kejadian itu terjadi saat korban hendak membeli bensin sebanyak 300 liter untuk pekerjaannya di SPBU Jalan Letda Sujono, tepatnya samping Titi Sewa, Minggu (17/10/2021) sore.
Dengan mengendarai sepeda motor dan membawa 5 buah jerengen besar untuk membeli bensin.
Namun saat melintas di Pasar Gambir Pasar VII, Tembung, korban dipanggil pelaku yang mengaku mahasiswa yang sedang mencari warga untuk menerima bantuan sembako.
"Tiba di Pasar Gambir, Pasar VII, saya dipanggil pelaku, bapak mau bantuan, katanya, saya dari mahasiswa mencari orang-orang berumur untuk menerima bantuan, kalau bapak mau mari kita ke Indomaret depan SPBU dekat titi sewa," ucap korban.
Merasa tertarik, korban pergi mengikuti pelaku yang mengendarai sepeda motor Fino. Namun sebelum sampai di Indomaret, hujan turun dan membuat Jalan Letda Sujono banjir, pelaku meminta kepada korban untuk membeli mantel agar tidak basah terkena hujan.
Korban kemudian menuruti dan membeli mantel yang dijajakan pedagang tak jauh dari Titi Sewa. Setelah membeli mantel, pelaku dan korban melanjutkan perjalanan ke Indomaret depan SPBU Titi Sewa.
Setiba di Indomaret, pelaku menyarankan agar uang korban jangan dibawa, nanti bisa ketahuan jika korban memiliki uang dan tidak bisa menerima bantuan yang akan disalurkan pelaku.
"Karena dibilangnya, uang jangan dibawa, jadi uang itu saya selipkan ke dalam mantel jas hujan dan saya titipkan ke kasir Indomaret. Pas menitip mantel itu, dia ikut dan di samping saya," terang korban.
Setelah mantel berisi uang Rp 3 juta dititip pada kasir, pelaku mengambil keranjang belanjaan dan mengajak korban untuk memasukkan beras 1 karung, gula pasir dan minyak makan ke dalam keranjang.
Setelah belanjaan itu masuk ke dalam keranjang, tiba-tiba pelaku menerima telepon dari kawannya dan mengatakan sebelum sembako diberikan, korban harus memphoto KTP nya sebagai bukti telah menerima bantuan.
Alasan sebagai bukti penerima bantuan, pelaku meminta korban untuk mepotocopy kan KTP nya. "terus dia bilang kepada saya, ikuti ibu yang baru keluar itu, dia juga mau potocopy KTP- nya," beber korban.
Tanpa curiga korban kemudian mengikuti seorang ibu-ibu yang baru belanja dna keluar dari indomaret.
Begitu korban keluar, pelaku juga berpura pura iktu keluar mencari photocopy. Hingga korban sampai di simpang Jalan Padang, korban tersadar pelaku tidak berada di belakangnya. Kemudian korban balik ke Indomaret untuk mengambil jas hujan dan uangnya.
[br] Namun saat korban hendak mengambil jas hujan berisi uang untuk membeli bensin yang dititipkanya kepada kasir Indomaret bernama Erika. Kasir tersebut mengatakan jika mantel korban telah diambil pelaku.
Kasir tersebut mengira, pelaku adalah anak korban. "Saya pikir dia anak bapak itu, karena pas menitipkan jas hujan tadi, anak itu juga ada sama bapak itu" kata Erika kasir Indomaret.
Berharap pelaku ditangkap dan uang untuk modal usaha bensin ecerannya kembali, korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Percut Sei Tuan. Saat ini petugas Polsek Percut Sei Tuan yang telah menerima laporan masih melakukan penyelidikan di TKP dan menyita barang bukti CCTV yang ada di Indomaret. Pelaku yang telah dilaporkan itu kerap beraksi di daerah Letda Sujono Medan. Dan aksi penipuan itu sudah berlangsung dua kali.
Pelaku berhasil membawa uang sebanyak Rp 8 juta dengan modal bujuk rayunya, kepada orang tua berusia 60 tahun ke atas yang membawa uang untuk membeli kebutuhan rumah tangga dan pembelian bensin di SPBU.(BS06)
Sidang perdana gugatan PT TSI terhadap Bank Mandiri digelar di PN Medan. Tergugat disebut tak hadir, perkara terdaftar nomor 879/Pdt.G/2026/
Peristiwa
CitraLand dukung pendidikan di Deli Serdang melalui pembangunan fasilitas SDN 106810 Sampali, sementara Bupati menargetkan 2028 tak ada seko
Pendidikan
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda meraih juara III setelah menang dramatis melalui adu pinalti 32 saat berhadapan dengan
Olahraga
beritasumut.com Di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI), banyak orang bertanya Apakah fotografer profesional akan ter
Sosok
beritasumut.com Kegiatan Pameran Foto Prahara Pulau Emas Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan bersama Mata Waktuyang digelar di Atrium Plaza
Pendidikan
beritasumut.com Changan, merek otomotif global di bawah naungan Indomobil Group, semakin memperkuat kehadirannya di pasar kendaraan listrik
Gaya Hidup
beritasumut.com Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang mengapresiasi pelaksanaan perlombaan dalam rangka HUT ke81 Kemerdek
Pendidikan
beritasumut.com Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersama Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat dan rombong
Politik & Pemerintahan
beritasumut.comTim Task Force (TTF) Kamar Dagang dan Industri Sumatera Utara (Kadin Sumut) pada Kamis (13/8) menggelar pertemuan (rapat) di
Ekonomi
beritasumut.comPemerintah Kabupaten Aceh Singkil mempercepat kinerja Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) untuk mengoptimalkan tambahan
Peristiwa