Senin, 25 Mei 2026

Privasi dan Keamanan di Dunia Digital

Kamis, 07 Oktober 2021 09:00 WIB
Privasi dan Keamanan di Dunia Digital
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kabupaten/Kota dari Aceh hingga Lampung, Senin (20/09/2021), dilaksanakan di Kabupaten Asahan.

Kegiatan ini dalam rangka sosialisasi empat kerangka digital yakni KECAKAPAN DIGITAL, KEAMANAN DIGITAL, ETIKA DIGITAL dan BUDAYA DIGITAL. Sebagai Keynote Speaker adalah Gubernur Provinsi Sumatera Utara yaitu, H Edy Rahmayadi, dan Presiden RI Jokowi memberikan sambutan pula dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

Webinar membahas tentang PRIVASI DAN KEAMANAN DI DUNIA DIGITAL oleh para narasumber yang mempunyai kompetensi di bidang masing-masing serta seorang influencer yang akan ikut berpartisipasi.

Menurut Dani Susetiawan., jejak digital merupakan tapak data yang tertinggal setelah beraktivitas di internet. Cara mengelola jejak digital, meliputi hindari penyebaran data-data penting, buat password yang kuat dan ganti secara berkala, tidak unggah sesuatu yang sifatnya terlalu personal, gunakan layanan pelindungan data pada device kesayangan, serta cari nama sendiri di google dan hapus semua informasi sensitif yang ditemukan.

Cara menjaga jejak digital tetap bersih, antara lain memeriksa jejak digital, bijak sebelum menulis, perhatikan perangkat mobile, serta bangun citra diri yang positif. Ditambah pemaparan oleh Ilham Ramdana, S.ST., M.Ikom., menjabarkan meningkatkan kemampuan digital di masa pandemi, diantaranya dapat mengelola media sosial dengan baik, dapat menggunakan search engine, analystic, photography dan desain, serta konten marketing.
Reza Kurniawan, ST., menjelaskan media sosial memiliki aturan atau norma-norma yang harus masyarakat taati bahkan akibat konsekuensi hukum. Media sosial menjadi ruang terbuka, yang bagi siapa saja dapat mengaksesnya. Sama halya ketika masyarakat ingin mengklik suatu link atau tautan dari orang atau nomor tidak dikenal, maka sebaiknya jangan dilakukan, nanti akan mengakibatkan data kita bocor dan hal lainnya. Generasi pengguna internet anak muda begitu mudahnya mengklik 'next, next, dan next' di internet. Padahal, mereka tidak tahu apa yang mereka bagikan, kepada siapa, dan bagaimana. Oleh karena itu, para pengguna dihimbau untuk tidak asal mengklik apapun di internet, termasuk situs-situs yang tidak dikenal yang mungkin saja mengarahkanmu ke situs berbahaya.

Diakhiri key opinion leader, oleh Ribka Priskila Rompis SSos sebagai Entertainer menjelaskan pentingnya menjaga privasi dan keamanan digital karena kita tidak pernah tahu kapan privasi kita akan digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan dapat merugikan kita.

Sebagai entertainer, Ribka menjelasakan perlunya meningkatkan kemampuan digital agar mempermudah mencari pekerjaan nantinya.(rel)

Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
Save Our Socmed, Indosat Kampanye Gerakan Anti Hate Speech kepada Mahasiswa UINSU Tuntungan
Indosat Dorong Inklusi Digital ke Indonesia Timur, Kemudahan Akses Informasi dan Peluang Tanpa Batas di NTT
Panglima TNI: Literasi Digital Adalah Kerja Besar Yang Memerlukan Sinergitas
Dinas Kominfo Sumut Siap Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital Sumut
Motivasi Ratusan Relawan Sumut Mengajar, Edy Rahmayadi Minta Terus Cerdaskan Rakyat Hingga ke Tempat Terpencil
Pemko Medan Dorong Masyarakat Manfaatkan Digitalisasi Tingkatkan Kesejahteraan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker