Sambut Waisak, Umat Buddha Tebar Eco Enzyme di Sungai dan Danau di Sumatera Utara
beritasumut.comDalam rangka menyambut Hari Raya Waisak, umat Buddha bersama organisasi kemasyarakatan melaksanakan kegiatan penaburan eco e
Cerita Sumut
beritasumut.com - Pihak keluarga Nurmala Tambun (48) pasien kanker payudara di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUPHAM) dan Ormas Pemuda Batak Bersatu (PBB) melakukan protes lantaran menemui kejanggalan dari kondisi jenazah almarhum yang meninggal dunia, di rumah sakit itu, Sabtu (07/08/2021) sore.
Emma Asih Valentina Siadari, seorang anggota keluarga pasien menyebutkan, almarhum yang merupakan warga Jalan Pintu Air itu awalnya dirawat di karena menderita kanker payudara.
Kemudian, kata dia, setelah dilakukan perawatan kemoterapi, pasien yang mengalami lemas dan demam, dinyatakan oleh pihak medis sebagai reaktif Covid-19, sehingga dimasukkan ke ruang isolasi. "Saat tante mau kemo, dia demam. Dinyatakan reaktif lalu dimasukkan ke ruang isolasi. Tepat seminggu lalu," ungkapnya kepada wartawan.
Selanjutnya, setelah dirawat selama satu minggu, pada Sabtu (07/08/2021) pukul 17.00 WIB, pasien pun meninggal dunia. Namun Valentina menyebutkan, terjadi kejanggalan. Sebab tantenya meninggal dengan status Covid-19 dan wajahnya mengalami luka lebam.
"Kami butuh pembenaran dari pihak Rumah Sakit Adam Malik atas meninggalnya tante kami. Awal sakitnya kanker payudara, tapi setelah dilakukan kemoterapi keenam, tante kami lemas dan demam. Kemudian oleh pihak rumah sakit, dikatakan covid. Seminggu di isolasi, lalu meninggal dunia," jelasnya.
Tapi, sambung dia, yang menjadi pertanyaan, kenapa di jenazah pasien bisa sampai mengalami luka lebam. Dia memaparkan, luka lebam itu ditemukan di bagian tangan, jari-jari tangan dan mulut. Kemudian kepala bengkak, di samping mata juga berlubang serta mata berdarah dan bengkak. "Apa sebenarnya yang terjadi? Kami butuh jawaban," sebutnya.
Terpisah, RSUPHAM membantah tegas tudingan Ormas dan keluarga Nurmala Tambun yang menyatakan pasien meninggal dalam kondisi lebam. Bahkan, rumah sakit milik pemerintah pusat tersebut siap menempuh jalur hukum.
Baca Juga:
[br] Sub Koordinator Hukormas RSUPHAM Rosario Dorothy Simanjuntak mengatakan, pihaknya sudah menjelaskan kepada keluarga pasien dan perwakilan ormas tersebut terkait kondisi serta kematian Nurmala Tambun.
"Sudah dijelaskan kepada keluarga secara detail. Tim dokter yang menangani pasien itu juga hadir semua, mulai awal pasien masuk sampai meninggal. Jadi, tidak ada lebam," katanya, Minggu (08/08/2021).
Rosa mengaku, mereka juga komplain dengan kondisi mata pasien, dan pihaknya juga sudah menjelaskan terkait kondisi dan penanganan yang dilakukan. "Sudah dijelaskan mata pasien memang infeksi, dan sudah dikonsultasikan ke dokter mata untuk penanganannya," ujar dia.
Rosa juga menyebutkan, pasien meninggal dengan status positif Covid-19 disertai dengan penyakit penyerta (komorbid) kanker payudara stadium IV. Penyakit pasien sudah diderita sejak beberapa tahun lalu dan menyebar ke beberapa bagian tubuh, dan pasien juga mengalami infeksi pada mata, sehingga dikonsultasikan juga ke dokter mata untuk pengobatan lebih lanjut.
"Mereka mempertanyakan tentang kondisi dan penyebab kematian pasien. Kami dari pihak rumah samit sudah memfasilitasi mereka bertemu dengan tim dokter dimediasi juga oleh Polsek Medan Tuntungan. Namun, keluarga tetap tidak terima. Karena tidak ada titik temu, Polsek Medan Tuntungan menyarankan keluarga membuat laporan kepolisian agar dapat ditindaklanjuti," bebernya.
Rosa menambahkan, pihak rumah sakit juga siap menghadapi proses hukum terkait persoalan tersebut, bila nantinya permasalahannya berlanjut. "Kami siap ikuti proses selanjutnya (hukum), biar ini cepat clear dan hoaks tidak berkelanjutan," tandasnya.(BS04)
Baca Juga:
beritasumut.comDalam rangka menyambut Hari Raya Waisak, umat Buddha bersama organisasi kemasyarakatan melaksanakan kegiatan penaburan eco e
Cerita Sumut
Lippo Karawaci menunjuk Bambang Soesatyo sebagai Komisaris Independen dan Indra Yuwana sebagai Presiden Direktur dalam RUPST 2026.
Ekonomi
beritasumut.com Sidang perdana perkara pembatalan perdamaian (homologasi) yang diajukan oleh 34 mantan karyawan terhadap PT Tor Ganda di Pe
Peristiwa
PT Dua Rimba Medtech Indonesia resmikan fasilitas di Cikarang untuk dorong manufaktur alat kesehatan lokal dan solusi perawatan luka modern.
Kesehatan
KADIN Medan apresiasi TNI AL tangkap begal di Belawan. Langkah tegas dinilai tingkatkan keamanan dan kepercayaan dunia usaha.
Peristiwa
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional (MagangHub Kemnaker)
Ekonomi
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan.
Ekonomi
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dalam ajang Program Penilaian Peri
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal (FT) Krueng Raya meresmikan Foodcourt UMKM Desa Meunasah M
Ekonomi
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Medan mempertegas komitmennya dalam mendukung pembangunan keluarga dan kesej
Pendidikan