Kamis, 13 Agustus 2026

Edy Rahmayadi Pimpin Apel Operasi Ketupat Toba 2021, Gubernur Minta Personel Berikan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat

Rabu, 05 Mei 2021 20:00 WIB
Edy Rahmayadi Pimpin Apel Operasi Ketupat Toba 2021, Gubernur Minta Personel Berikan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat
BERITASUMUT.COM/BS03
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi memimpin Apel Pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Toba 2021, di Lapangan Apron Charlie, Pangkalan Udara (Lanud) Soewondo, Rabu (05/05/2021). Pengecekan akhir pasukan ini dalam rangka pengamanan Idulfitri 1442 H di masa pandemi Covid-19.

Gubernur Edy Rahmayadi berpesan, kepada seluruh personel yang bertugas untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama Operasi Ketupat Toba 2021. Serta tetap mengedepankan kegiatan pencegahan, deteksi dini dan penegakan hukum, dalam rangka pengamanan perayaan Idulfitri di masa pandemi.

"Kita harus bisa memberikan rasa aman, nyaman, tertib dan lancar di tengah suasana pandemi ini di masyarakat. Apalagi saat ini, di Sumut mengalami peningkatan kasus yang terpapar covid-19," ucap Edy Rahmayadi, menjawab pers usai apel pasukan.

Baca Juga:

Baca Juga : Jelang Idul Fitri, Mendagri Minta Kepala Daerah dan Forkopimda Antisipasi Potensi Kerumunan

Hadir di antaranya unsur Forkopimda Sumut, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Pangdam 1/BB Mayjen Hassanudin, para tokoh masyarakat serta unsur lainnya.

Baca Juga:

[br] Dalam kesempatan itu, Edy Rahmayadi mengatakan pemerintah kembali menerapkan larangan mudik, juga takbir keliling, serta perayaan yang membuat kerumunan pada Idulfitri tahun ini. Karenanya, Gubernur meminta rakyat Sumut untuk dapat mematuhi semua aturan tersebut. “Rakyat Sumatera Utara, taatilah, karena ini sulit dan berbahaya untuk kita semua. Mari kita jaga Sumatera Utara yang kita cintai ini,” pesannya.

Dijelaskannya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama Polda dan Pangdam akan melaksanakan pencegahan diperbatasan di 33 kabupaten/kota di Sumut. "Semua sama dilakukan dan tidak ada perbedaan, ada masing-masing pos untuk melakukan penyekatan mobilitas masyarakat. Bila melanggar hukuman bisa berupa teguran dan denda administrasi," katanya.

Mengenai angkutan umum, pemerintah sudah melakukan kebijakan yakni dimulai 6 Mei angkutan umum hanya dapat beroperasi di kota masing-masing. Sedangkan untuk angkutan luar kota telah dilakukan pemberhentian armada.

Baca Juga : MenPANRB Ingatkan ASN, Tjahjo Kumolo: Dilarang Mudik

Sementara Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengatakan, Polri bersama unsur lainya telah mendirikan pos penyekatan, antara lain tujuh pos penyekatan di perbatasan provinsi, tiga pos penyekatan di kabupaten/kota. "Personel yang kita libatkan sebanyak 7.700 personel Polri, 1.200 personel TNI, dan 2.700 personel Pemda yang tergabung dalam pos pengamanan, serta tempat keramaian, mall dan lainnya," tandasnya. (BS03)

Tags
beritaTerkait
Sejarah, Pemanasan Piala Dunia U-17 Digelar di Sumut, Bobby Nasution: Pembuktian Sumut Bisa Gelar Laga Internasional
Forkopimda Sumut Kompak hadiri Paripurna Mendengarkan Pidato Sambutan Gubernur
Hari Pertama Ngantor, Gubernur Sumut Bobby Nasution Tekankan Tugas Pemerintah Melayani Masyarakat
Ikuti Retreat Pembekalan Kepala Daerah, Gubernur Sumut Bobby Nasution Pastikan Siap Terima Gemblengan
Bobby Nasution Pastikan Akan Selaraskan Program dengan Pemerintah Pusat
Bobby Nasution Siap Ikuti Retret: Siap Digembleng dan Dapat Materi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker