Gol Javier Siverio Bawa PSMS Menang di Markas Adhyaksa
beritasumut.com PSMS Medan berhasil membawa pulang kemenangan penting dari markas Adhyaksa FC Bekasi pada pekan ketiga Pegadaian Championsh
Olahraga
Beritasumut.com - Larangan mudik Lebaran 2021 mulai berlaku tanggal 6-17 Mei 2021 untuk layanan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Sehubungan itu, pengelola PT Bintang Utara Putra melayani trayek Medan-Pekanbaru mengaku sempat risau dan khawatir sebab bisnisnya bakal semakin terpuruk.
"Apalagi banyak armada bus yang dikandangkan selama 11 hari mendatang. Sehingga adanya tambahan perbaikan armada dan perawatan. Untuk itu butuh dana dalam perawatan armada sehari mencapai Rp 5 juta," papar Direktur Operasional PT Bintang Utara Putra, Anggia Gratsia Orisa Sibarani, kepada wartawan di terminal bus Jalan Sisingamangaraja Medan, Rabu (05/05/2021).
Pihaknya menyayangkan adanya larangan mudik Lebaran untuk AKAP yang hidupnya dari perjalanan bus itu sendiri. Namun begitu, dirinya tetap mendukung langkah baik dari pemerintah itu. Sebab saat ini situasi masih pandemi virus corona yang masih merebak di Indonesia. "Kita pun sudah siap lahir batin tidak beroperasinya dari tanggal 6-17 Mei 2021 mendatang," terangnya.
Baca Juga:
Baca Juga : Antisipasi Mudik Lebaran, Polda Sumut Lakukan Penyekatan di Daerah Perbatasan
Disebutkannya, bahwa semua bus yang berangkat dari Kantor Pusat Medan wajib paling lama tanggal 5 Mei 2021 jam 00.00 WIB. "Kita patuhi aturan pemerintah, asalkan tak dapat sanksi. Pasalnya sanksinya kalau melawan dan jalankan armada bus antarprovinsi kena denda mencapai Rp 100 juta," tambahnya.
Baca Juga:
[br] Anggia tak menampik, langkah pemerintah sangat baik untuk melarang mudik menggunakan bus. Sebab di bus juga jarak bangkunya sangat dekat dan rentan terjadinya penyebaran Covid-19 di dalam bus itu sendiri. "Jadi untuk saat ini, armada bus PT Bintang Utara Putra sudah banyak yang dikandangkan dan tidak mematikan usaha itu. Hanya 11 hari saja dilarang beroperasi, setelah itu tetap lancar dalam mendapatkan rezeki. Rezeki orang sudah diatur," paparnya
Mengenai sopir yang akan dirumahkan, Anggia sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk periok sopir itu tetap berasap. "Sudah kita siapkan tambahan bonusnya untuk sopir yang berhenti dari tanggal 6-17 Mei 2021 mendatang," bebernya.
Sementara itu, Humas PT Antar Lintas Sumatera (ALS), Alwi saat dikonfirmasi mengenai adanya larangan mudik lebaran 2021 mengaku, ikut mematuhi peraturan tersebut. "Saat ini PT ALS tidak menjual tiket dari tanggal 6-17 2021 mendatang. Kita mendukung langkah tegas pemerintah untuk memberikan rasa aman kepada warga yang lebaran tersebut," tandasnya. (BS04)
beritasumut.com PSMS Medan berhasil membawa pulang kemenangan penting dari markas Adhyaksa FC Bekasi pada pekan ketiga Pegadaian Championsh
Olahraga
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda usia 9 tahun (U9) dan usia 11 tahun (U11) meraih juara III bersama pada Piala Ngadima
Olahraga
beritasumut.com Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Deli Serdang menangkap dua pengedar sabu di Desa Sei Tuan, Kecamatan Pant
Peristiwa
beritasumut.com Lagi istirahat di depan rumah tibatiba dipukul adik iparnya, membuat Erwin (41), warga Jalan Irian, Gang Pekong, Lingkunga
Peristiwa
beritasumut.com PSMS Medan mengusung misi mempertahankan momentum positif saat bertandang ke markas Adhyaksa FC Bekasi pada pekan ketiga Pe
Olahraga
Kadin Sumut dan Pemprov Sumut memperkuat kolaborasi untuk mendorong investasi, hilirisasi, UMKM naik kelas, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Ekonomi
beritasumut.com KPPU Kanwil I melakukan kegiatan advokasi terkait Pelatihan Program Kepatuhan Persaingan Usaha Bagi Manajemen Grab Indonesi
Ekonomi
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memperkuat sinergi dan koordinasi dengan pemangku kepentingan strategis di
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menindaklanjuti penanganan kasus kematian Winda Lorenza Gowasa, mantan istri anggota
Peristiwa
beritasumut.com Kualitas udara di Kota Medan terus dipantau melalui tiga stasiun Air Quality Monitoring System (AQMS) yang beroperasi selam
Peristiwa